Setianto, Heri (2025) Pengetahuan dan perilaku masyarakat multi etnis terhadap banjir: studi adaptasi masyarakat etnis bantaran Sungai Musi Kota Palembang / Heri Setianto</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Daerah dengan kondisi topografi dataran rendah di Kota Palembang memiliki tingkat kerawanan banjir yang tinggi. Masyarakat multi etnis yang bertempat tinggal didaerah tersebut telah melakukan adaptasi secara turun temurun sehingga mereka dapat bertahan hidup didalam kondisi lingkungan dengan ancaman banjir yang selalu dihadapi sepanjang tahun. Tujuan dari penelitian yaitu (1) mengetahui adaptasi bentuk banguan masyarakat multi etnis dalam menghadapi banjir dibantaran Sungai Musi (2) mengetahui proses adaptasi perilaku mayrarakat multi etnis dibantaran Sungai Musi (3) mengetahui pengaruh pengeratuan etnis terhadap perilaku adaptasi dalam menghadapi banjir. Sampel permukiman sebagai objek penelitian menggunakan 5 permukiman etnis yang ada di Kota Palembang yaitu etnis Melayu Palembang Etnis Arab Etnis Cina Etnis Jawa dan Etnis Campuran. Metode diskriptif digunakan untuk menguraikan data hasil penelitian mengenai adaptasi bentuk bangunan dan adaptasi perilaku masyarakat multi etnis terhadap banjir serta mendeskripsikan perbedaan bentuk adaptasi masyarakat yang berada dibantaran sungai. Sampel penelitian dipilih berdasarkan populasi yang terdiri dari 119 rumahtangga etnis yang menghuni rumah dibantaran sungai. Indek persepsi pengetahuan banjir dan perilaku dalam menghadapi risiko banjir dibangun dari indikator kuesioner penelitian yang relevan dan diklasifikasikan kedalam skala nilai tinggi dan rendah. Teknik analisis tiap indikator dengan menggunakan regresi untuk mencari pengaruh antara pengetahuan responden terhadap perilaku adaptasi dalam menghadapi risiko banjir. Hasil penelitian menunjukan (1) Adaptasi bentuk bangunan rumah generality etnis Melayu Palembang Arab dan etnis campuran berupa rumah panggung dengan bahan utama dari kayu tahan air seperti kayu ulin dan trembesu mampu beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan. Masyarakat etnis Cina melakukan akulturasi bangunan dengan rumah panggung etnis Melayu agar sesuai dengan kondisi lingkungan dengan model bangunan fleksibiliiti yang dapat dirubah sesuai kebutuhan. Sedangkan model bangunan elasticity diadopsi masyarakat etnis Jawa yang berada didaerah Kuto Lemabang dan Sei Lais dengan mengubah dimensi dengan meninggikan lantai. (2) Bentuk perilaku masyarakat terhadap banjir dapat diketahui dari cara masyarakat merespon kejadian banjir etnis Melayu Palembang Arab dan etnis campuran mempunyai pengetahuan tertinggi yaitu lebih dari 97% mengenai penyebab dan luas banjir. Sedangkan etnis Jawa merupakan etnis yang masih melakukan proses adaptasi terhadap kejadian banjir dengan tingginya kegiatan yang dilakukan sebelum banjir saat terjadi banjir dan saat setelah terjadi banjir. (3) Hasil regresi menunjukan pengetahuan etnis Arab memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku antisipasi sebelum terjadi banjir. Pengetahuan terhadap luasan banjir berpengaruh signifikan terhadap sikap adaptif saat terjadi banjir. Serta terdapat pengaruh signifikansi pengetahuan ketinggian banjir dengan perilaku memindahkan barang ketempat yang lebih tinggi saat terjadi banjir pada etnis Melayu dan etnis Cina.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S3 Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
