Pola pendidikan ekonomi keluarga perantau Minang di Malang Raya / Sri Wahyuni</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pola pendidikan ekonomi keluarga perantau Minang di Malang Raya / Sri Wahyuni</p>

Wahyuni, Sri (2025) Pola pendidikan ekonomi keluarga perantau Minang di Malang Raya / Sri Wahyuni</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya mengkaji lebih dalam pola pendidikan ekonomi perantau Minang karena pendidikan ekonomi dibutuhkan seseorang dalam melakukan kegiatan ekonomi. Pendidikan Ekonomi yang diajarkan akan membentuk anak 1)bagai mana berperilaku rasional dalam berbagai persoalan ekonomi 2)bagaimana mengelola uang atau cara pemanfaatannya 3) bagaimana menentukan pilihan pemenuhan kebutuhan sehari-hari guna menciptakan kesejahteraan. Pendidikan ekonomi perlu ditanamkan perantau Minang kepada anak-anak agar nanti mereka bisa mengelola keuangan dan bisa meneruskan usaha orang tua mereka dan bisa mempertahankan keberlangsungan ekonomi yang lebih baik di perantauan. Fokus pertama penelitian tentang Pola Pendidikan Ekonomi Keluarga Perantau Minang dengan Sub fokus penelitian (1) perilaku pendidikan ekonomi bagi perantau Minang (2)Makna interaktif antar pelaku usaha pola kemitraan perantau Minang (3)Pola pendidikan ekonomi keluarga dari kegiatan produktif konsumsi dan keuangan pada keluarga perantau Minang. Fokus kedua penelitian tentang pola asuh perantau Minang dengan sub fokus penelitian (1) Pola interaksi dan komunikasi dengan keluarga dan (2) Pola Interaksi dan komunikasi dengan lingkungan sekitar pada perantau Minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif dan metode kualitatif dengan jenis penelitian Fenomenologi. Informan pada penelitian yaitu informan kunci dan informan pendukung. Informan kunci pada penelitian ini yaitu Wanita keturunan Minang yang berdomisili di Malang Raya dengan kriteria a) berasal dari keturunan Minang ditandai dengan orang tua perempuannya dari keturunan Minang b) beragama Islam c) berdomisili di Malang Raya minimal 4 tahun. Sedangkan untuk Informan Pendukung pada penelitian ini digunakan untuk memastikan jawaban dari informan kunci yang menjadi informan pendukung pada penelitian anak atau suami dari informan kunci dan ketua IKM. Jumlah informan kunci pada penelitian ini sebanyak 14 orang dan untuk informan pendukung juga sebanyak 15 orang. Lokasi penelitian dilakukan di Malang Raya yaitu Kota Malang Kabupaten Malang dan Kota Batu. Proses terjadinya Pola pendidikan ekonomi perantau ada empat tahap yaitu input proses output dan outcome. Untuk input dalam melalukan pendidikan ekonomi perantau Minang akan melibatkan berbagai pihak yaitu orang tua anak anggota keluarga lain tempat usaha sesama pelaku usaha masyarakat atau pelanggan dan lembaga ekonomi (bank dan non Bank) serta media IT. Pada tahap proses ada dua bentuk pembelajaran yaitu pembelajaran internal didalam keluarga dan pembelajaran eksternal di luar keluarga. Pada pembelajaran internal dalam keluarga pembelajaran ini berlangsung secara langsung dalam keluarga inti dan besar. Pembelajaran eksternal diperoleh dari interaksi dengan pihak luar seperti komunitas perantau Minang pelanggan pelaku usaha lain lembaga ekonomi baik bank maupun non Bank seperti arisan sesama perantau dan teknologi moderen. Pada tahap output hasil pendidikan ekonomi yang diterima anak dari pembelajaran internal dan pembelajaran eksternal yaitu 1)anak mampu berproduksi anak mampu menciptakan nilai ekonomi melalui kegiatan produktif. Seperti ikut berdagang memasak atau keterampilan digital. 2) Anak mampu berkonsumsi anak mampu membuat keputusan konsumsi yang bijak sesuai dengan nilai ekonomi dan kebutuhan seperti anak mampu membedakan kebutuhan pokok dan skunder serta memprioritaskan kebutuhan yang produktif 3)Anak mampu mengelola keuangan anak mampu untuk mengatur mencatat dan merencanakan keuangan secara bijak untuk kebutuhan pribadi atau usaha. Pada tahap Outcome hasil jangka panjang dari pola pendidikan ekonomi perantau minang dapat menghasilkan dua kecendrungan utama yaitu berkembangnya usaha perantau atau anak lebih fokus mengejar karir atau pendidikan. Pola asuh perantau Minang dilihat dari interaksi dan komunikasi perantau Minang dengan anak menggunakan bahasa Indonesia dan jawa. Anak perantau Minang faham dengan bahasa Minang tapi tidak bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Minang. Pada kegiatan atau pertemuan organisasi Pearantau Minang orangtua tidak melibatkan anak pada kegiatan tersebut. Dalam penanaman filsafat Minang perantau Minang tidak memberikan pendidikan kepada anak mereka tentang filsafat Minang seperti pepatah Minang sejarah Minang dan legenda Minang dengan beberapa alasan seperti mereka tidak faham tentang filasafat Minang. Perantau Minang masih peduli terhadap penanaman nilai agama terhadap anak untuk belajar agama seperti membiasakan anak dalam sholat mengaji dan menyekolahkan anak dalam sekolah agama seperti pesantren atau mondok. Pola interaksi dan komunikasi anak perantau Minang dengan lingkungan sekitar berkomunikasi menggunakan bahasa yang digunakan pada lingkungan sekitar. Lebih faham dan bisa berkomunikasi dengan bahasa Jawa dibandingkan dengan bahasa Minang untuk intreraksi dengan lingkungan sekitar cendung fasif. Dilihat dari keikutsertaan anak perantau Minang pada kegiatan dilingkungan sekitar anak perantau Minang tidak ikut serta pada kegiatan-kegiatan yang diadakan di lingkungan sekitar karena mereka lebih suka main HP dan ada juga alasan sibuk dengan sekolah mereka. Hasil penelitian ini diharapkan kepada Ikatan Keluarga Minang (IKM) mengadakan kegiatan rutin terkait dalam memperkuat nilai-nilai budaya Matrilineal melalui pendidikan budaya pengajian dan kegiatan adat. Serta mengadakan program-program atau pelatihan tentang pentingnya gontong royong dalam kehidupan ekonomi dan pelatihan wirausaha berbasis budaya. Bagi peneliti dan ilmuwan ekonomi dapat mengembangkan kajian ilmiah yang lebih luas terkait dengan masalah-masalah ekonomi keluarga terkait dengan pendidikan ekonomi keluarga bagi perantau yang belum banyak di lakukan agar memperkaya khasanah keilmuan di bidang ekonomi keluarga dapat diaplikasikan untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S3 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 24 Jul 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391944

Actions (login required)

View Item View Item