Pengaruh modal spiritual dan sosial terhadap kinerja usaha mikro yang dimediasi oleh perilaku kerja inovatif dan orientasi belajar (studi pada pelaku usaha mikro program opop di Jawa Timur) / Iva Chandraningtyas</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh modal spiritual dan sosial terhadap kinerja usaha mikro yang dimediasi oleh perilaku kerja inovatif dan orientasi belajar (studi pada pelaku usaha mikro program opop di Jawa Timur) / Iva Chandraningtyas</p>

Chandraningtyas, Iva (2025) Pengaruh modal spiritual dan sosial terhadap kinerja usaha mikro yang dimediasi oleh perilaku kerja inovatif dan orientasi belajar (studi pada pelaku usaha mikro program opop di Jawa Timur) / Iva Chandraningtyas</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Usaha mikro memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi menciptakan lapangan kerja serta mengurangi angka kemiskinan. Namun usaha mikro masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangannya seperti terbatasnya akses modal kesulitan pemasaran rendahnya kualitas sumber daya manusia minimnya inovasi produk serta rendahnya volume penjualan. Oleh karena itu peningkatan kinerja usaha mikro membutuhkan strategi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan Modal Intelektual yang terdiri dari Modal Spiritual dan Modal Sosial serta faktor-faktor lain seperti Orientasi Belajar dan Perilaku Kerja Inovatif dalam pengelolaan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh Modal Spiritual dan Modal Sosial terhadap Kinerja Usaha Mikro dengan mempertimbangkan peran Orientasi Belajar dan Perilaku Kerja Inovatif sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi penelitian terdiri dari pemilik usaha mikro di Jawa Timur. Sampel penelitian diambil dari pemilik usaha mikro yang tergabung dalam program prioritas gubernur yaitu ldquo One Pesantren One Product rdquo (OPOP). Dengan menggunakan sample size calculator Raosoft pada tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 5% diperoleh jumlah sampel sebanyak 205 responden. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modal Sosial berpengaruh langsung dan signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro yang menunjukkan bahwa semakin kuat jaringan sosial kepercayaan dan hubungan antar pelaku usaha semakin baik pula kinerja bisnis yang dicapai. Sementara itu Modal Spiritual tidak memiliki pengaruh langsung terhadap Kinerja Usaha Mikro meskipun berperan dalam membentuk Perilaku Kerja Inovatif dan Orientasi Belajar. Selain itu Perilaku Kerja Inovatif dan Orientasi Belajar tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro yang mengindikasikan bahwa meskipun inovasi dan semangat belajar tinggi faktor lain seperti strategi bisnis akses ke pasar dan kebijakan eksternal masih menjadi faktor dominan dalam menentukan keberhasilan usaha mikro. Temuan lain menunjukkan bahwa Orientasi Belajar berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Kerja Inovatif tetapi Perilaku Kerja Inovatif dan Orientasi Belajar tidak mampu memediasi pengaruh Modal Spiritual dan Modal Sosial terhadap Kinerja Usaha Mikro. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pelaku usaha mikro pemerintah serta akademisi. Bagi pelaku usaha penelitian ini menegaskan bahwa penguatan modal sosial merupakan strategi utama dalam meningkatkan kinerja bisnis terutama melalui penguatan jejaring usaha peningkatan kepercayaan dengan mitra bisnis serta kolaborasi antar pelaku usaha. Sementara itu modal spiritual berperan dalam membentuk budaya kerja yang lebih inovatif dan adaptif meskipun belum cukup untuk meningkatkan kinerja bisnis secara langsung. Oleh karena itu pelaku usaha perlu mengombinasikan modal sosial yang kuat dengan strategi bisnis yang lebih konkret seperti pengelolaan keuangan yang baik digitalisasi pemasaran serta ekspansi jaringan distribusi. Dari perspektif pemerintah dan lembaga pendukung usaha mikro hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya kebijakan yang lebih berpihak pada usaha mikro termasuk penyediaan akses permodalan berbasis komunitas program pelatihan soft skills berbasis spiritual serta penguatan ekosistem digital bagi usaha mikro. Akademisi juga didorong untuk mengembangkan model penelitian yang lebih luas dengan mempertimbangkan variabel lain yang dapat berkontribusi terhadap kinerja usaha mikro seperti orientasi kewirausahaan kapabilitas pemasaran serta pengaruh kebijakan regulasi terhadap keberlanjutan usaha mikro. Untuk penelitian di masa mendatang disarankan untuk menggunakan sampel yang lebih luas mencakup usaha mikro dari berbagai sektor dan wilayah di luar program OPOP guna mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usaha mikro. Selain itu pendekatan metode campuran (mix method) dapat diterapkan untuk memperdalam analisis dengan mengombinasikan data kuantitatif dari survei dan data kualitatif dari wawancara mendalam. Dengan pendekatan yang lebih luas dan mendalam diharapkan penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan teori serta praktik manajemen usaha mikro yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S3 Ilmu Manajemen
Depositing User: library UM
Date Deposited: 26 Jun 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391890

Actions (login required)

View Item View Item