Pembelajaran kewirausahaan biologi: kajian faktor dominan dan penerapan pembelajaran esteam berbasis pemikiran desain / M. Eval Setiawan</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pembelajaran kewirausahaan biologi: kajian faktor dominan dan penerapan pembelajaran esteam berbasis pemikiran desain / M. Eval Setiawan</p>

Setiawan, M. Eval (2025) Pembelajaran kewirausahaan biologi: kajian faktor dominan dan penerapan pembelajaran esteam berbasis pemikiran desain / M. Eval Setiawan</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pembelajaran biologi tidak hanya berfokus pada aspek teoritis tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang relevan untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Integrasi biologi dengan sains teknologi teknik seni dan matematika (STEAM) telah terbukti meningkatkan pemahaman konsep serta mendorong inovasi berbasis biologi yang aplikatif. Namun kewirausahaan dalam bidang biologi masih bersifat konseptual dan belum sepenuhnya mengembangkan kecakapan hidup mahasiswa. Studi awal di sepuluh perguruan tinggi di Indonesia mengungkapkan adanya kesenjangan antara pemahaman konsep dan keterampilan praktik kewirausahaan dalam mata kuliah kewirausahaan biologi. Kondisi ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih sistematis dan aplikatif untuk menghubungkan teori dengan praktik guna meningkatkan pola pikir kewirausahaan mahasiswa biologi. Penelitian ini melakukan penerapan pembelajaran ESTEAM berbasis pemikiran desain yang menggabungkan entrepreneurship STEAM dan pemikiran desain dalam pengembangan keterampilan kewirausahaan mahasiswa biologi. Filosofi realisme kritis menjadi dasar penelitian ini yang memungkinkan integrasi antara data empiris dan interpretasi sosial dalam analisis faktor keberhasilan pembelajaran kewirausahaan. Tahap awal penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang diperkuat oleh logika fuzzi untuk mengidentifikasi faktor dominan dalam keberhasilan pendidikan kewirausahaan. Temuan ini menjadi dasar pertimbangan penerapan pembelajaran yang kemudian diuji dengan metode campuran menggunakan desain eksploratori berurutan (sequential explanatory design) untuk menganalisis efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri wirausaha mahasiswa biologi. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa kurikulum memiliki pengaruh paling signifikan (48%) terhadap keberhasilan pembelajaran kewirausahaan diikuti oleh dukungan institusional (26%) dan pengaruh budaya (24%). Temuan selanjutnya menunjukkan bahwa pengalaman praktik menunjukkan dampak yang paling rendah (3%). Temuan ini menandakan perlunya perancangan ulang metode pembelajaran agar lebih berbasis pengalaman nyata. Implementasi pembelajaran ESTEAM berbasis pemikiran desain terbukti mampu meningkatkan pemahaman kewirausahaan dan efikasi diri mahasiswa menunjukkan bahwa pendekatan ini lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam membangun kesiapan wirausaha biologi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam tiga aspek utama. Secara teoritis penelitian ini menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran kewirausahaan yang lebih aplikatif dan berbasis interdisipliner. Secara praktis hasil penelitian dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis pengalaman yang meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa. Secara kebijakan penelitian ini memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan dalam merancang kurikulum kewirausahaan biologi yang lebih integratif relevan dengan tantangan industri serta mampu mengembangkan lulusan yang inovatif dan adaptif. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan yang menjanjikan tetapi masih memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Cakupan sampel yang hanya melibatkan satu institusi menjadi keterbatasan utama karena membatasi generalisasi temuan terhadap populasi mahasiswa biologi secara lebih luas. Faktor eksternal seperti motivasi individu dan pengalaman kewirausahaan sebelumnya juga dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran tetapi tidak sepenuhnya dikendalikan dalam penelitian ini. Penelitian lanjutan perlu melibatkan lebih banyak institusi untuk meningkatkan validitas eksternal dan generalisasi temuan. Studi longitudinal juga diperlukan untuk menelusuri perkembangan keterampilan kewirausahaan mahasiswa setelah penerapan metode ESTEAM berbasis pemikiran desain dalam jangka waktu yang lebih panjang. Eksplorasi lebih lanjut terhadap penerapan metode ini dalam kurikulum program studi lainnya dapat membantu menilai efektivitasnya dalam konteks disiplin ilmu yang berbeda. Kurikulum di masa depan harus mengakomodasi pengembangan keterampilan non-akademik seperti komunikasi manajemen proyek dan kolaborasi tim. Integrasi keterampilan ini dalam kurikulum dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menerapkan konsep kewirausahaan secara praktis terutama dalam penciptaan ide bisnis berbasis biologi serta pengembangan produk inovatif yang berpotensi dikomersialisasikan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S3 Pendidikan Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 24 Mar 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391832

Actions (login required)

View Item View Item