Zana, Firdha Mahrifatul (2025) Pengembangan instrumen asesmen berbasis keselarasan tingkat kognitif dengan kurikulum untuk mengukur higher order thinking skills siswa sekolah menengah atas (SMA) / Firdha Mahrifatul Zana</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penting terhadap alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Alat ukur tersebut tidak hanya valid dan reliabel namun juga harus diselaraskan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh kurikulum. Keselarasan yang dimaksud merupakan kesesuaian tingkat kognitif dan pengetahuan antara hasil yang diharapkan kurikulum dengan alat ukur yang dikembangkan yaitu instrumen asesmen. Tingkat kognitif yang difokuskan dalam penelitian ini antara lain menganalisis (analyzing) mengevaluasi (evaluating) dan mencipta (creating). Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan Research amp Development (R amp D) dengan menggunakan model atau prosedur pengembangan milik Plomp. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen yang berbasis keselarasan tingkat kognitif dengan kurikulum untuk mengukur HOTS siswa SMA dan menguji tingkat validitas praktikalitas dan efektivitasnya. Penelitian ini dilakukan terhadap 152 siswa SMA sederajat dari dua sekolah berakreditasi A yang berada di Kota Kediri. Siswa kelas 11 yang dijadikan sebagai subjek penelitian sudah menerima materi yang terkandung instrumen asesmen yaitu perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Hasil penelitian menunjukan bahwa sepuluh instrumen asesmen dengan spesifikasi 4 instrument mengukur keterampilan analyzing 3 instrumen mengukur keterampilan evaluating dan 3 instrumen mengukur keterampilan creating yang berbasis keselarasan tingkat kognitif dengan kurikulum telah berhasil dikembangkan melalui tiga tahapan yang telah dilaksanakan dengan runtut dan benar yaitu 1) the Preliminary Research Phase 2) the Prototyping Phase dan 3) the Assessment Phase. Di samping itu hasil penelitian dan pengembangan instrumen asesmen telah dibuktikan keakuratan dan kelayakannya sebagai alat ukur melalui uji validitas praktikalitas dan efektivitas. Uji validitas dilakukan dengan dua teknik yaitu validitas isi dan validitas konstruk. Uji validitas isi dengan metode dilakukan dengan menerapkan metode Subject Matter Experts (SMEs). Hasil penilaian dua pakar ahli dianalisis dengan menggunakan perhitungan Content Validity Index (CVI) yang meliputi Item- Content Validity Index (I-CVI) dan Scale-Content Validity Index (S-CVI). Uji validitas isi berfungsi untuk mengukur sejauh mana instrumen asesmen yang dikembangkan telah mengases konsep perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku di level HOTS. Perhitungan CVI baik untuk aspek konten konstruksi maupun bahasa berada pada nilai antara hingga sedangkan S-CVI bernilai antara sampai . Di sisi lain uji validitas konstruk dilakukan dengan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA) pada model first dan second-order yang berbantuan software LISREL 8.80. Uji CFA untuk mengukur sejauh mana instrumen-instrumen asesmen yang dikembangkan meliputi dimensi analyzing evaluating dan creating mengases konstruk utama yaitu HOTS. Hasil CFA menunjukkan bahwa chi-square ( ) sebesar 58.66 dengan df sebesar 29 RMSEA sebesar 0.08 GFI sebesar 0.93 CFI sebesar 0.98 dan NFI sebesar 0.96 dengan nilai seluruh loading factor lebih besar dari sehingga model dikatakan cukup fit. Dengan demikian semua item dinyatakan valid secara isi dan konstruks. Selanjutnya tingkat praktikalitas terhadap instrumen asesmen diukur dengan menggunakan angket respon pengguna yaitu siswa dan guru sebagai praktisi untuk melihat kualitas instrumen dari segi konten konstruksi dan bahasa. Hasil analisis rata-rata angket respon siswa menunjukkan nilai sebesar 77.89. Di samping itu skor rata-rata angket respon guru berada pada nilai 99.62. Kedua nilai tersebut berada pada tingkat praktikalitas yang sangat tinggi. Dengan demikian instrumen asesmen mendapat respons positif dan dianggap praktis penggunaannya baik dari siswa untuk melatih dalam penyelesaian masalah-masalah berbasis HOTS maupun dari guru untuk digunakan dalam pengukuran keterampilan HOTS siswa. Hasil uji terkait efektivitas instrumen asesmen dilakukan dengan berbantuan software ANATES 4.0 yang mengukur tingkat reliabilitas daya beda dan tingkat kesukaran. Uji-uji tersebut difungsikan untuk mengukur kekonsisten instrumen asesmen dalam mengukur HOTS siswa jika diterapkan berulang-ulang serta mengukur sejauh mana instrumen asesmen dapat membedakan siswa yang terampil pada level HOTS dan yang belum terampil pada level HOTS. Secara keseluruhan kesepuluh item asesmen menunjukan tingkat reliabilitas yang tinggi sebesar 0.90 dan koefisien korelasi skor bernilai antara hingga . Selain itu indeks kesukaran semua item yang relatif moderate dan indeks diskriminan yang tinggi dengan nilai sama dengan atau lebih besar dari . Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa seluruh item dikategorikan efektif dan ditunjang dengan daya beda yang baik dan tingkat kesukaran yang cukup. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa seluruh item butir asesmen diterima dengan kriteria valid praktis dan efektif. Semua item diterima sebagai kesatuan instrumen yang mengukur HOTS siswa pada topik perbandingan trigonometri pada segitiga siku- siku.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Matematika (MAT) > S3 Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 01 Sep 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
