Wildan (2025) Budaya siri Suku Bugis dalam novel Sulawesi Selatan / Wildan</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji budaya siri suku Bugis dalam novel Sulawesi Selatan. Budaya siri adalah sistem nilai alat pertahanan yang menjaga kehormatan dan martabat masyarakat suku Bugis. Kehilangan siri dapat berakibat kehilangnya status sosial dan penghormatan. Dalam novel Pulau budaya siri digambarkan sebagai prinsip kehormatan yang mengatur interaksi sosial dalam novel Kaki Langit Talumae budaya siri dieksplorasi sebaga nilai budaya yang dijadikan sebagai alat pengukuh persatuan dan penguatan karakter bagi anak muda dalam novel Calabai dan Tiba Sebelum Berangkat budaya siri digambarkan sebagai nilai kehormatan yang kompleks dalam suku Bugis yang memengaruhi identitas konflik hubungan sosial antarindividu komunitas dan masyarakat. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dan pendekatan sosiologi sastra sebagai sarana untuk mendeskripsikan wujud budaya aktivitas artefak dan konstruksi sosial suku Bugis yang direfleksikan dalam novel Sulawesi Selatan. Cara ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang relasi budaya dan masyarakat suku Bugis dalam karya sastra. Dengan menggunakan teori sosiologi sastra pendekatan hermeneutika Gadamer teori budaya konstruksi Sosial Peter Berger penelitian fokus pada analisis wujud budaya fungsi aktivitas dan konstruksi sosial siris suku Bugis dalam novel Sulawesi Selatan. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Pulau karya Aspar yang diterbitkan pada tahun 1976 novel Kaki Langit Talumae karya Wishnu Mahendra yang diterbitkan pada tahun 2014 novel Calabai karya Pepy Al-Baygunie yang diterbitkan pada tahun 2016 dan novel Tiba Sebelum Berangkat karya Faisal Oddang yang diterbitkan pada tahun 2018. Data berupa empat novel adalah data yang telah terpilih dari dua cerpen dan tiga belas novel. Penyaringan data berdasarkan pada refresentasi budaya siri suku Bugis melalui alur cerita tema konflik dan bahasa. Analisis data meliputi pengumpulan data yang berelasi dengan siri pengelompokan tematik analisis kontekstual interpretasi pengaruh terhadap karakter konflik dan simpulan tentang peran budaya siri dalam struktur sosial suku Bugis. Ide penulis kemudian dikembangkan menjadi sebuah karya perwujudan budaya fungsi aktivitas dan konstruksi budaya siri Bugis. Ide penulis mengacu pada budaya siri sebagai sarana interaksi adabtasi sosial masyarakat suku Bugis dalam menghadapi perubahan berbagai realitas sosial. Berbagai ide ini merepresentasikan dinamika perwujudan budaya siri dalam berbagai fungsi konstruksi sosial untuk menghadapi tantangan kehidupan pada abad ke-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya siri dalam novel-novel Sulawesi Selatan telah digunakan sebagai penguatan budaya untuk mendorong nilai budaya sebagai sarana pengembangan keperibadian dan pengungkapan peristiwa siri di masa lampau. Perwujudan budaya fungsi aktivitas dan konstruksi sosial yang ditemukan yaitu penguatan transformasi nilai budaya siri dari praktik kekerasan ke praktik budaya yang lebih humanis dan keterbukaan terhadap pemanfaatan nilai budaya siri pada aktivitas menyimpang di masa lampau. Kontribusi penelitian terhadap literatur meliputi pengisian kesenjangan pengetahuan khususnya pengaruh budaya siri terhadap masyarakat Bugis menghadapi tantangan kehidupan pada abad ke-21. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan metode pengembangan materi ajar pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya dalam kompetensi penguatan dan pengembangan nilai-nilai budaya daerah. Kata kunci budaya Bugis siri novel
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S3 Pendidikan Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Feb 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391632 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
