Istiqomah (2025) Kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada sekolah penggerak sebagai katalis transformasi pendidikan dalam mewujudkan profil pelajar pancasila (studi multi kasus di SDN Pendem 01 Batu, SMPN 03 Batu, dan SMAN 02 Batu) / Istiqomah</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RANGKUMAN Istiqomah. 2024. Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah pada Sekolah Penggerak sebagai Katalis Transformasi Pendidikan dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila (Studi Multi Kasus di SDN Pendem 01 Batu SMPN 03 Batu dan SMAN 02 Batu). Disertasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Imron Arifin M.Pd. (2) Prof. Drs. H. Burhanuddin M.Ed. Ph.D. dan (3) Dr. Agus Timan M.Pd. Kata Kunci kepemimpinan kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah sekolah penggerak Profil Pelajar Pancasila Kepala sekolah memegang peran penting dalam pencapaian hasil belajar siswa. Sesuai dengan Profil pelajar Pancasila hasil belajar siswa mencakup ranah pengetahuan keterampilan dan sikap. Pemerintah memilih kepala sekolah yang mempunyai kompetensi kepemimpinan pembelajaran untuk ditingkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya melalui program Sekolah Penggerak (PSP). Dalam PSP kepala sekolah memimpin sekolah penggerak sebagai katalis transformasi pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Fokus penelitian ini adalah untuk mengungkapkan (1) strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah (2) implementasi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah (3) tantangan dan solusi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah (4) dampak kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah serta (5) formula kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada Sekolah Penggerak sebagai katalis transformasi pendidikan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN Pendem 01 SMPN 03 Batu dan SMAN 02 Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian multikasus yang dilakukan di tiga sekolah penggerak di wilayah Kota Batu yaitu SDN Pendem 01 Batu SMPN 02 Batu dan SMAN 02 Batu. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi partisipatif wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Berdasarkan analisis data multikasus diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada sekolah penggerak dilakukan dengan (a) merumuskan visi sekolah yang berpihak pada siswa kemudian dan menyosialisasikan pada warga sekolah (c) menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman indah aman dan kondusif (d) menjalin hubungan yang harmonis dengan semua warga sekolah (e) memfasilitasi pengembangan keprofesionalan GTK dengan kompetensi untuk mengimplementasikan kurikulum baru. Kedua implementasi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada sekolah penggerak dilakukan kepala sekolah dengan cara (a) menjadikan dirinya sebagai teladan bagi warga sekolah dalam sikap adaprof dan terbuka pada perubahan karakter dan kinerja (b) memilih tim inti yang SDM yang kompeten dan adaptif (c) memimpin guru dan karyawan dalam merencanakan melaksanakan memantau dan menilai pelaksanaan kurikulum baru (d) mendorong para guru untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi (e) mendorong para guru untuk melakukan inovasi pembelajaran (f) memantau pelaksanaan pembelajaran yang berpihak pada siswa dengan melakukan kunjungan kelas berdialog dengan guru dan refleksi bersama (g) menerapkan disiplin positif dengan restitusi dan coaching sebagai pengganti pemberian hukuman (h) melaksanakan supervisi akademik dengan pendekatan coaching (i) menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi guru (j) mendistribusikan tugas dengan mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman kerja guru (k) menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan bakat dan minat siswa dengan mempertimbangkan suara dan pilihan siswa (l) membentuk dan mengaktifkan komunitas belajar untuk belajar bersama berbagi praktik baik dan melakukan refleksi bersama (m) memimpin pelaksanaan refleksi pelaksanaan tugas secara rutin (n) berbagi praktik baik dengan pihak eksternal (j) mendukung para guru dan karyawan untuk meningkatkan kariernya dan menjadi narasumber bagi pihak eksternal. Ketiga tantangan dan solusi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada Sekolah Penggerak adalah (a) resistensi GTK dalam melakukan perubahan. Solusinya adalah meyakinkan dan memotivasi guru tentang pentingnya terbuka dan adaptif terhadap perubahan (b) Kurangnya kompetensi guru dalam melaksanakan perubahan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Solusinya kepala sekolah menyelenggarakan kegiatan pengembangan keprofesionalan. Keempat Dampak kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada Sekolah Penggerak adalah (a) meningkatkan hasil belajar/ kompetensi siswa dalam literasi numerasi dan karakter (b) berubahnya mindset guru siswa dan orang tua tentang hasil belajar siswa (c) meningkatnya kualitas pembelajaran yang berpihak pada siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi (d) meningkatnya budaya belajar melalui komunitas belajar di sekolah (e) meningkatnya kepercayaan masyarakat pada sekolah serta (f) meningkatnya partisipasi warga sekolah dalam pelaksanaan progam sekolah. Kelima formula kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah pada Sekolah Penggerak disingkat Dadu Sim B yang merupakan gabungan antara (a) karakter kepemimpinan dari diri kepala sekolah yang adaptif dan terbuka pada perubahan (b) dukungan pihak terkait dan masyarakat (c) Strategi kepemimpinan pembelajaran yang berpihak pada siswa (d) Implementasi kepemimpinan pembelajaran untuk mewujudkan hasil belajar siswa sesuai Profil pelajar Pancasila dan (e) kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah Berdampak terhadap hasil belajar siswa dan ekosistem sekolah maupun terhadap sekolah lain di sekitarnya. Rekomendasi yang diajukan terkait hasil penelitian ini adalah perlunya rekonstruksi tentang kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah yang efektif dengan memasukkan aspek dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Dinas pendidikan baik kabupaten/ kota atau provinsi bersama BBGP perlu memfasilitasi kegiatan berbagi praktik baik kepemimpinan pembelajaran yang dilakukan kepala sekolah penggerak agar sekolah lain dapat mengimitasi proses dan keberhasilan-nya dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Direktur Direktorat KSPS Tendik dapat memanfaatkan temuan penelitian ini sebagai bahan kajian untuk melanjutkan PSP atau pengembangan program baru yang sejenis.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 30 Jan 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391610 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
