Dhamayanti, Wina (2025) Strategi distributed leadership kepala sekolah untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan guru SD di Kota Malang (studi multi situs Sekolah Dasar Bina Budi Mulia, Sekolah Dasar Gracia Nusantara, dan Sekolah Dasar My Little Island) / Wina Dhamayanti</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kepemimpinan terdistribusi (distributed leadership) di sekolah merupakan praktek kepemimpinan yang menyebarkan kerja kepemimpinan lintas individu dan melibatkan keseluruhan pihak di sekolah. Kepemimpinan terdistribusi tidak bertumpu pada salah satu pihak namun mengedepankan kerja sama dalam tim yang memiliki visi-misi yang sama. Melalui distributed leadership program kepala sekolah yang terdahulu bisa dilanjutkan oleh kepala sekolah selanjutnya dengan mengembangkan program profesional berkelanjutan agar pemimpin selanjutnya mampu membawa estafet kepemimpinannya. Pengaruh kepemimpinan sekolah terhadap komitmen afektif guru memainkan peran penting dalam efektivitas organisasi sekolah yang mempengaruhi pengembangan profesional berkelanjutan (Continues Profesional Development). Persoalannya kebanyakan kepemimpinan sekolah lebih dimaknai terpusat pada kepala sekolah sebagai pemimpin sentral yang melakukan tugas dan wewenang sendiri tanpa melibatkan guru lainnya mengakibatkan kepala sekolah selanjutnya tidak memiliki gambaran bahkan potensi untuk menjadi pemimpin selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan teori terkait dengan Batasan strategi pola interaksi dan peran distributed leadership dalam mendorong partisipasi aktif guru SD dalam pengembangan profesional berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Terdapat tiga latar penelitian yaitu Sekolah Dasar Bina Budi Mulia Sekolah Dasar Gracia Nusantara dan Sekolah Dasar My Little Island yang semuanya adalah SD swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui cara analisis dokumen observasi dan wawancara mendalam. Informannya adalah kepala sekolah dan melibatkan 23 yang partisipan yang ditentukan dengan cara snowball sampling dengan mempertimbangkan jabatan dan pengalaman yang dimiliki oleh informan. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan pengolahan data menggunakan aplikasi Nvivo 12 Pro. Keabsahan data ditentukan dengan kriteria yaitu credibility transferability dependability dan confirmability. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pertama batasan ruang lingkup dan pendistribusian otonomi/ kewenangan kepala sekolah kepada guru dalam menjalankan tugas dalam kepemimpinan dilakukan dengan batasan penekanan pembagian tugas dan kewenangan secara sistematis antara kepala sekolah dan guru dengan tetap mempertahankan tanggung jawab hukum di tangan kepala sekolah. Pemberian otonomi kepada guru dilakukan dalam batas yang jelas sesuai regulasi guna mencegah tumpang tindih wewenang. Keberhasilan pendekatan ini bergantung pada struktur organisasi yang kuat komunikasi yang efektif dan koordinasi yang konsisten. Guru merasa lebih dihargai dan terlibat aktif yang pada akhirnya menciptakan lingkungan kerja kolaboratif dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Kedua strategi keberhasilan distributed leadership ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam memilih personel yang kompeten kolaboratif inisiatif dan memiliki sikap melayani. Loyalitas dan disiplin juga menjadi faktor penting. Tantangan seperti konflik personal dan perbedaan visi perlu diatasi melalui komunikasi terbuka kesamaan visi dan lingkungan kerja yang mendukung. Pembinaan kepemimpinan serta pengembangan komunitas profesional turut mendukung efektivitas distribusi kepemimpinan di sekolah. Ketiga struktur distributed leadership yang efektif mencakup empat elemen utama kolaborasi koordinasi struktur yang jelas dan sikap terbuka. Kolaborasi dan koordinasi memperkuat sinergi dan mencegah tumpang tindih peran sementara struktur yang terorganisir dan sikap open-minded memungkinkan adaptasi yang lebih baik. Dinamika sosial seperti interaksi kekeluargaan keteladanan dan saling memotivasi mendukung terciptanya suasana kerja harmonis. Interaksi yang mengayomi job desk yang jelas serta komunikasi terbuka dan timbal balik memperkuat rasa memiliki dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan dalam kepemimpinan terdistribusi. Keempat dalam distributed leadership kepala sekolah memegang peran strategis sebagai fasilitator dan motivator dalam pengembangan profesional guru. Ia mendorong partisipasi guru dalam pendidikan lanjutan pelatihan dan kolaborasi eksternal untuk meningkatkan kompetensi. Kepala sekolah juga memastikan akses setara terhadap program dari dinas pendidikan dan menyediakan dukungan sumber daya. Pemberdayaan guru sebagai agen perubahan didukung oleh antusiasme serta pemberian penghargaan menciptakan budaya kerja kolaboratif dan inovatif yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Saran pada penelitian ini ditujukan pada lima bagian yaitu kepala sekolah guru pimpinan yayasan kepala bidang pendidikan dasar dinas pendidikan Kota Malang dan kepada peneliti selanjutnya. Saran untuk kepala sekolah adalah memberikan dorongan kepada guru untuk mengikuti pelatihan menjalin kerja sama eksternal memberi penghargaan dan menerapkan distributed leadership. Guru disarankan untuk lebih aktif mengikuti pelatihan berbagi ilmu terlibat dalam kepemimpinan dan terus belajar. Yayasan disarankan untuk menyediakan program pengembangan yang relevan perkuat kolaborasi dengan sekolah dan dukung pendidikan lanjutan guru. Kepala dinas disarankan untuk mengintegrasikan prinsip kepemimpinan terdistribusi ke dalam kebijakan pengembangan pendidikan dasar program pembinaan kepala sekolah dan guru. Kepada penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam konteks implementasi distributed leadership membandingkan antar jenis sekolah mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja guru dan siswa mengidentifikasi kendala serta solusinya mengembangkan instrumen evaluasi yang sesuai dan meneliti peran teknologi dalam mendukung kepemimpinan yang kolaboratif.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391601 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
