Riyadi, Aris (2025) Pengaruh kepemimpinan berbasis moral, budaya organisasi Sekolah, pembelajaran berdiferensiasi, kepuasan kerja terhadap kinerja guru penggerak Kabupaten Ngawi, Jawa Timur / Aris Riyadi</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Riyadi Aris. 2025. Pengaruh Kepemimpinan Berbasis Moral Budaya Organisasi Sekolah Pembelajaran Berdiferensiasi Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru Penggerak Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Disertasi Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal M.Pd. (2) Prof. Drs. H. Burhanuddin M.Ed. Ph.D. dan (3) Prof. Dr. Agus Timan M.Pd. Kata Kunci kepemimpinan berbasis moral budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi kepuasan kerja kinerja guru penggerak Kepemimpinan berbasis moral diprediksi memiliki pengaruh terhadap kinerja guru. Kinerja guru yang baik memberikan pengaruh terhadap kualitas pembelajaran. Namun kepemimpinan kepala sekolah tidak selalu berpengaruh terhadap kinerja sehingga ada peran mediasi dari budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh kepemimpinan berbasis moral terhadap kinerja guru budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja (2) pengaruh budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru (3) pengaruh mediasi budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja pada pengaruh kepemimpinan berbasis moral terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan prediction design. Rancangan ini digunakan untuk mengidentifikasi variabel yang akan memprediksi hasil kinerja guru penggerak. Populasi penelitian diambilkan dari semua Guru Penggerak di Kabupaten Ngawi. Sedangkan pengambilan sampel adalah sampel jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan model close-ended questionnaire dengan pertanyaan pilihan yang sudah disiapkan. Teknik pengumpulan data dengan angket (kuesioner). Teknik Analisis data pemodelan menggunakan model SEM dan dihitung dengan software AMOS 22. Hasil penelitian ini memiliki sejumlah simpulan. Kepemimpinan berbasis moral berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja guru. Melalui penerapan nilai-nilai moral dalam kepemimpinan sekolah maka meningkatkan kinerja guru penggerak dalam kualitas pembelajaran menciptakan budaya lingkungan sekolah yang kondusif mendukung pembelajaran sesuai kebutuhan belajar siswa dan meningkatkan kepuasan kerja dari guru penggerak. Budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Budaya organisasi sekolah yang kuat dan kondusif berfungsi sebagai pendorong utama dalam meningkatkan kinerja guru penggerak. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan kebutuhan belajar siswa maka guru merencanakan melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran lebih matang sehingga kinerja guru penggerak meningkat. Dengan tingkat kepuasan kerja guru yang tinggi merasa mendapatkan penghargaan kesejahteraan maka berpengaruh terhadap kinerja guru penggerak. Budaya organisasi sekolah pembelajaran berdiferensiasi dan kepuasan kerja guru memediasi secara signifikan pada pengaruh kepemimpinan berbasis moral terhadap kinerja guru. Dengan menerapkan kepemimpinan pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai moral maka menciptakan budaya organisasi sekolah yang kuat dan kondusif. Dengan adanya budaya sekolah yang kuat maka kinerja guru penggerak meningkat. Dengan menerapkan gaya kepemimpinan pembelajaran yang berlandaskan nilai moral yang tinggi maka guru dalam melaksanakan pembelajaran berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Guru berusaha merancang pembelajaran lebih baik sehingga kinerja guru penggerak meningkat. Dengan penerapan kepemimpinan berbasis moral kepala sekolah memberikan penghargaan pada semua guru memprioritaskan kesejahteraan guru. Dengan terciptanya kepuasan kerja guru maka meningkatkan kinerja guru penggerak. Hasil penelitian ini memiliki sejumlah saran bagi (a) peneliti selanjutnya dapat mengembangkan model dengan menambahkan variabel-variabel baru atau model hipotesis diperluas dengan mengkaji kemungkinan adanya kausalitas dari variabel mediasinya (b) kepala dinas pendidikan agar mencari solusi baru dalam mengurangi beban administrasi guru dan kepala sekolah yang banyak dan rumit (c) pengawas sekolah agar lebih intensif dalam pendampingan di sekolah binaannya sehingga kinerja kepala sekolah dan guru lebih meningkat (d) kepala sekolah agar mendorong kerjasama antar guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa (e) guru untuk selalu meningkatkan kinerjanya dengan menerapkan metode baru yang relevan sesuai kebutuhan belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini dengan meningkatnya kinerja guru maka juga meningkatkan kualitas pendidikan yang diterima siswa. Siswa akan mendapatkan pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S3 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391596 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
