Hayu, Ratna (2025) Hubungan kompetensi pedagogik guru penggerak dengan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pelajaran pendidikan Pancasila / Ratna Hayu</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Program guru penggerak menjadi salah satu program perbaikan kualitas guru menjadi ujung tombak dari perbaikan kualitas pendidikan. Hal ini untuk mengatasi kegiatan pengajaran yang masih tradisional di lapangan. Meskipun kebijakan Merdeka Belajar dan Pendidikan guru penggerak telah diimplementasikan belum banyak penelitian yang mengkaji secara mendalam tentang bagaimana kebijakan ini dijalankan di tingkat sekolah dasar. Bahkan berdasarkan observasi di lapangan masih banyak pihak pihak tertentu yang pesimis dengan keberadaan Guru Penggerak terhadap peningkatan hasil belajar siswa khususnya kemampuan kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi pedagogic guru penggerak dengan kemmapuan berpikir kritis siswa khususnya siswa kelas 5 di 7 lembaga sekolah dasar yang berada di kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar dimana guru kelasnya merupakan lulusan program guru penggerak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara mendalam dengan rekan sejawat kepala sekolah dan siswa serta analisis tes hasil belajar siswa di pelajaran Pendidikan Pancasila. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan SPSS 25. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi pedoman wawancara dan tes. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kompetensi pedagogik guru penggerak pengajar Pendidikan Pancasila di kelas V SD di Kecamatan Kanigoro mayoritas responden berada pada kategori tinggi (55%) kategori sedang (21%) kategori rendah (10%) dan kategori sangat rendah memiliki jumlah responden yang lebih sedikit (13%). Sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagian besar responden memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik (67%) meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang memiliki kemampuan berpikir kritis sedang (13%) rendah (17%) hingga sangat rendah (3%). Hasil uji korelasi antara kompetensi pedagogik dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pelajaran Pendidikan Pancasila dengan jumlah responden sebanyak 112 orang diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0 912 yang menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana(PS) > S2 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 04 Jun 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
