Divina P, Amina (2025) Pengembangan bahan ajar IPS berbasis etnopedagogi pada materi tradisi keluarga dan masyarakat madura untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas III sekolah dasar / Amina Divina P</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Pembentukan keterampilan komunikasi pada siswa sekolah dasar merupakan kebutuhan yang mendesak. Penguasaan keterampilan tersebut tidak hanya memengaruhi pertumbuhan intelektual melalui pembelajaran yang efektif tetapi juga berperan penting dalam interaksi sosial dan pengembangan pribadi anak. Sebuah studi awal menunjukkan bahwa 80% siswa belum menunjukkan keterampilan komunikasi sementara 20% menunjukkan peningkatan dengan bimbingan guru. Namun bahan ajar yang tersedia khususnya buku teks IPS belum secara efektif meningkatkan kemampuan komunikasi siswa. Dalam konteks ini keterampilan komunikasi di kalangan siswa kelas III belum menjadi norma budaya. Mengingat urgensi ini penelitian ini berupaya mengembangkan bahan ajar IPS yang inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa sambil menjawab harapan era Society 5.0. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi di kalangan siswa kelas III dan berkontribusi pada pengembangan kualitas manusia melalui pendidikan dasar. Pertanyaan penelitian utama berkisar pada pengembangan bahan ajar IPS yang mengintegrasikan etnopedagogi khususnya tradisi keluarga dan masyarakat Madura untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas III di SDN Gunongsekar I Sampang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ADDIE yang melibatkan guru dan siswa kelas III SDN Gunongsekar I Sampang. Metode pengumpulan data meliputi observasi wawancara mendalam dan dokumentasi sedangkan keabsahan data dipastikan melalui triangulasi. Penelitian ini menerapkan teknik analisis Spradley dengan mengikuti beberapa tahapan pemilihan situasi sosial observasi partisipan dokumentasi etnografi observasi deskriptif dan analisis domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPS berbasis etnopedagogi Madura sangat valid dan efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Validasi ahli menunjukkan kelayakan yang tinggi (90% dalam bahasa dan 98% dalam bahan ajar). Uji coba skala kecil menunjukkan minat siswa yang kuat (97%) dan peningkatan pemahaman (N-Gain 0 76) meskipun siswa lambat belajar awalnya tidak menunjukkan kemajuan (N-Gain 0). Dalam uji coba yang lebih besar efektivitas meningkat (N-Gain 0 82) dan siswa lambat belajar menunjukkan peningkatan (N-Gain 0 67) meskipun mereka memerlukan perhatian khusus. Analisis Spradley menegaskan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya Madura secara efektif meningkatkan keterlibatan dan keterampilan komunikasi siswa melalui kegiatan menulis laporan hasil pengamatan melakukan wawancara berdiskusi berpendapat secara lisan dan lainnya. Lebih jauh hasil analisis Spradley terhadap nilai kearifan lokal dalam pembelajaran menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya Madura dalam bahan ajar khususnya nilai Buppak Bhebuk Guru Rato tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi siswa tetapi juga memperkuat internalisasi karakter lokal sejak dini melalui aktivitas wawancara berdiskusi berpendapat menelusuri kebudayaan dan kegiatan lainnya. Nilai tersebut yang secara filosofis menempatkan bapak amp ibu (orang tua) guru dan pemimpin sebagai figur utama dalam struktur penghormatan masyarakat Madura dihidupkan kembali melalui aktivitas-aktivitas kontekstual seperti wawancara dengan tokoh masyarakat dan penulisan laporan. Proses ini membuat peserta didik tidak hanya terampil mengungkapkan ide secara lisan dan tertulis tetapi juga memahami dan menghargai nilai-nilai lokal yang menjadi fondasi sosial budaya mereka. Dengan demikian kegiatan pembelajaran berbasis etnopedagogi tidak hanya bersifat kognitif dan linguistik tetapi juga afektif dan moral karena menanamkan kesadaran identitas budaya dan etika sosial sejak usia sekolah dasar. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan bahan ajar sebagai strategi pendidikan karakter yang kontekstual dan bermakna. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa materi ajar yang dikembangkan memiliki tingkat validitas kepraktisan dan efektivitas yang tinggi berdasarkan hasil penilaian para ahli respons peserta didik serta capaian hasil belajar. Validitas materi ajar ditunjukkan melalui kesesuaian isi dengan karakteristik budaya lokal kelayakan isi berdasarkan kurikulum dan tampilan yang menarik serta mudah digunakan. Kepraktisan dibuktikan melalui kemudahan implementasi oleh guru dan keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran. Sementara itu efektivitas tercermin dari peningkatan keterampilan komunikasi siswa serta pemahaman terhadap nilai-nilai budaya Madura yang terintegrasi dalam aktivitas pembelajaran. Dengan demikian bahan ajar ini dapat dikategorikan sebagai inovasi pembelajaran berbasis budaya yang tidak hanya mendukung pencapaian kompetensi akademik tetapi juga memperkuat pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal secara kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana(PS) > S2 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/391447 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
