Kajian tradisi waja bheto dalam pelestarian hutan bambu di Desa Wogo Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran geografi / Maria Dewiyulianti Pida Kadju</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Kajian tradisi waja bheto dalam pelestarian hutan bambu di Desa Wogo Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran geografi / Maria Dewiyulianti Pida Kadju</p>

Kadju, Maria Dewiyulianti Pida (2025) Kajian tradisi waja bheto dalam pelestarian hutan bambu di Desa Wogo Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran geografi / Maria Dewiyulianti Pida Kadju</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil bambu terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan Thailand. Bambu tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber daya ekonomi dan ekologi tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat pada daerah Desa Wogo Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Salah satu tradisi lokal yang berkaitan dengan pelestarian bambu adalah Tradisi Waja Bheto yang diyakini masyarakat sebagai bentuk kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tradisi waja bheto dalam pelestarian hutan bambu mengungkap bentuk dan nilai kearifan lokal dalam tradisi waja bheto serta mengakaji nilai yang terkandung dalam kearifan lokal tradisi ini yang dijadikan sebagai suplemen bahan ajar pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi waja bheto merupakan bentuk ritus adat yang dilakukan untuk mengizinkan atau melarang penebangan bambu di kawasan tertentu. Tradisi ini efektif mengatur pemanfaatan bambu agar tidak merusak ekosistem dan berkontribusi pada konservasi lingkungan lokal. Bentuk-bentuk kearifan lokal tradisi Waja Bheto dalam pelestarian hutan bambu meliputi Larangan menebang sembarangan Ritual permohonan izin Pendidikan nilai ekologis secara turun temurun Pengaturan waktu panen dan Sanksi adat. Kearifan lokal tradisi waja bheto yang dijalankan oleh masyarakat lokal mencerminkan prinsip-prinsip Deep Ecology dalam praktik kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai dalam tradisi ini berupa kearifan ekologis sakralitas alam musyawarah ekonomi berkelanjutan serta hukum adat dapat digunakan sebagai materi pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi khususnya dalam topik sumber daya alam. Oleh karena itu dalam penelitian ini adapat disimpulakan bahwa tradisi waja bheto merupakan praktik budaya yang berperan penting dalam pelestarian hutan bambu dan penguatan identitas lokal. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai tradisional ini ke dalam pembelajaran geografi siswa dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan budaya dan lokalitas.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S2 Pendidikan Geografi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 25 Jun 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391403

Actions (login required)

View Item View Item