Identifikasi kapang kontaminan pada buah tomat sebagai dasar penyusunan modul mikrobiologi berbasis inquiry terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa / Naufal Wima Al Fahri</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Identifikasi kapang kontaminan pada buah tomat sebagai dasar penyusunan modul mikrobiologi berbasis inquiry terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa / Naufal Wima Al Fahri</p>

Al Fahri, Naufal Wima (2025) Identifikasi kapang kontaminan pada buah tomat sebagai dasar penyusunan modul mikrobiologi berbasis inquiry terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa / Naufal Wima Al Fahri</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tomat adalah salah satu komoditi pertanian yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan bahan industri yang menyebabkan kebutuhannya semakin meningkat dari waktu ke waktu (Nuviani et al. 2023). Bagian kulit buah tomat yang mengalami kerusakan dapat menjadi jalan masuk mikroorganisme (bakteri atau kapang) yang selanjutnya tumbuh dalam buah tomat dan menyebabkan penurunan mutu buah tomat sehingga petani dan pedagang dapat mengalami kerugian (Simamora et al. 2022). Proses pemanenan tomat memiliki peran penting terhadap waktu simpan tomat. Adanya kerusakan pada saat pemanenan tomat dapat menyebabkan penurunan mutu dari tomat dan selain itu kerusakan fisik pada tomat menyebabkan adanya mikroba termasuk kapang kontaminan yang dapat merusak buah tomat (Yuniastri et al. 2020). Kapang kontaminan pada buah tomat dapat dipelajari melalui kegiatan isolasi dan identifikasi berdasarkan hasil deskripsi morfologi koloni kapang dan ciri-ciri mikroskopis dari kapang kontaminan. Kemudian dilakukan identifikasi berdasarkan hasil deskripsi morfologi koloni dan pengamatan dengan menggunakan mikroskop (Sukmadewi amp Nikmah 2023). Namun ada kendala yang dihadapi dalam pembuatan preparat kapang kontaminan yaitu seringkali struktur hifa maupun alat reproduksi kapang tidak utuh sehingga terjadi kesulitan dalam melakukan identifikasi berdasarkan hasil pengamatan struktur mikroskopis tubuh kapang dan akan mengakibatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep struktur tubuh ciri alat reproduksi dan klasifikasi kapang menjadi rendah (Sundari 2012). Pembelajaran Biologi sebagai bagian dari sains harus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati sendiri menganalisis data dan menarik kesimpulan berdasarkan data pengamatan. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum sehingga dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) (Sulistiany amp Darmawan 2020). Kegiatan praktikum yang dilakukan di perguruan tinggi menempatkan peran dosen sebagai pembimbing atau fasilitator dan mahasiswa sebagai pelaksana yang harus aktif dalam proses pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran Biologi (Rahayu amp Eliyarti 2019). Hasil analisis kebutuhan melalui angket yang dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024 dengan responden sebanyak 23 mahasiswa S1 program studi Biologi yang sudah menempuh mata kuliah Mikrobiologi di Universitas Negeri Malang menunjukkan bahwa keterampilan proses sains mahasiswa masih rendah. iv Selain itu kemampuan yang harus dimiliki oleh para mahasiswa ialah keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis akan memberikan kemudahan untuk menyelesaikan masalah yang rumit dan kompleks dalam kehidupan sehari-hari. Berpikir kritis menurut Ennis (2011) adalah pemikiran yang masuk akal dan reflektif yang berfokus pada pengambilan keputusan tentang apa yang harus dilakukan. Hasil analisis kebutuhan melalui angket menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis masih perlu untuk ditingkatkan. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dengan mengupayakan penerapan model pembelajaran yang berorientasi pada mahasiswa. Model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis adalah model pembelajaran Inquiry Terbimbing model pembelajaran ini dirancang untuk membantu mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai metode ilmiah sambil mengembangkan pemikiran kritis (Wijayanti amp Azis 2015). Penerapan model pembelajaran dapat diakomodasikan dengan melalui pemanfaatan bahan ajar yang berkaitan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang akan membantu mahasiswa untuk dapat melakukan pembelajaran secara aktif (Istia rsquo nah et al. 2020). Modul pembelajaran dapat menjadi alternatif dalam mengatasi keterbatasan media pembelajaran sehingga diharapkan ada peningkatan kualitas pembelajaran. Modul pembelajaran dapat membantu dalam pelaksanaan praktikum secara individual atau kelompok sehingga dapat berpengaruh pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam mempelajari materi (Moi amp Masing 2023). Muatan materi yang ditawarkan dalam modul yang berbasis penelitian akan lebih baik karena menunjukkan fakta nyata yang ada di lingkungan sekitar mahasiswa dan mampu memberikan penguatan skill dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa (Ulfa 2019). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Mikrobiologi yang valid praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Model pengembangan modul yang digunakan mengacu pada desain instruksional ADDIE yang mencakup lima tahap analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi. Modul Mikrobiologi yang dikembangkan telah melalui proses validasi oleh ahli bahan ajar ahli materi Mikrobiologi serta praktisi pembelajaran Mikrobiologi. Modul ini kemudian diimplementasikan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode quasi eksperimen yaitu Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program S1 Pendidikan Biologi di Universitas Negeri Malang. Mahasiswa mengikuti tes awal (pretest) sebelum pembelajaran dimulai dan tes akhir (posttest) setelah pembelajaran selesai. Selama proses pembelajaran mahasiswa menggunakan Modul Mikrobiologi yang telah dikembangkan dan divalidasi sebagai bahan ajar utama. Jenis data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah data kualitatif (saran perbaikan yang diberikan oleh validator ahli dan mahasiswa) dan data kuantitatif (skor validasi modul oleh validator nilai pretest-posttest skor angket respon mahasiswa terhadap modul dan skor observer keterlaksanaan sintaks). Data skor validasi modul dan skor angket respon mahasiswa terhadap modul dianalisis v dengan teknik analisis persentase data nilai pretest-posttest keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis dianalisis dengan menggunakan uji One Way Ancova dan data skor observasi keterlaksanaan sintaks. Persentase kevalidan Modul Mikrobiologi menurut validator ahli bahan ajar dan perangkat pembelajaran sebesar 99.6% dengan kriteria sangat valid validator ahli materi Mikrobiologi sebesar 99 1% dengan kriteria sangat valid dan praktisi pembelajaran Mikrobiologi sebesar 98 5% dengan kriteria sangat valid. Persentase kepraktisan Modul Mikrobiologi dengan angket respon mahasiswa sebesar 90.2% dengan kriteria sangat praktis. Hasil observasi keterlaksanaan sintaks pembelajaran menunjukkan bahwa sintaks Inquiry Terbimbing telah terlaksana dengan baik dibuktikan dengan nilai 100% yang diberikan oleh observer yang berarti sintaks Inquiry Terbimbing terlaksana dengan baik. Modul Mikrobiologi efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Hasil ini dibuktikan dengan hasil uji One Way Ancova pada hasil skor pretest-posttest keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa yaitu p-value lt 0.00 lt 0.05 yang berarti bahwa Modul Mikrobiologi telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran Mikrobiologi.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S2 Pendidikan Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Aug 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/391227

Actions (login required)

View Item View Item