Restuti, Muthya Firagil (2025) Hubungan self-efficacy dan keterlibatan kerja guru terhadap kualitas pembelajaran anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif Kota Malang / Muthya Firagil Restuti</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self-efficacy guru terhadap kualitas pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusif serta menelaah peran keterlibatan kerja sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi guru dalam mengelola kelas inklusif seperti keberagaman karakteristik siswa keterbatasan sumber daya dan tekanan emosional yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran. Self-efficacy yaitu keyakinan guru terhadap kemampuannya dalam mengelola pembelajaran inklusif dipandang sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Guru dengan tingkat self-efficacy tinggi cenderung lebih adaptif inovatif dan gigih dalam menghadapi tantangan. Sementara itu keterlibatan kerja yang mencakup aspek kognitif emosional dan fisik diasumsikan dapat memperkuat pengaruh self-efficacy terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari guru-guru SMP inklusif di Kota Malang dengan pengukuran berdasarkan tiga konstruk utama self-efficacy (TEIP Scale) keterlibatan kerja (WE Scale) dan kualitas pembelajaran (ICALT Scale). Hasil analisis menunjukkan bahwa self-efficacy guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran ABK. Sebaliknya keterlibatan kerja tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan sebagaimana ditunjukkan oleh nilai path coefficient moderasi sebesar 0.019 T-statistic 0.403 dan p-value 0.343. Nilai f-square sebesar 0.003 juga mengindikasikan bahwa efek moderasi sangat kecil. Kesimpulan dari temuan ini semakin tinggi keyakinan guru terhadap kemampuannya mengelola kelas inklusif semakin tinggi pula kualitas pembelajaran yang diberikan dan keterlibatan kerja tidak berperan sebagai moderator namun cenderung menjadi faktor dasar yang telah dimiliki sebagian besar guru dalam konteks pendidikan inklusif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Biasa(PLB) > S2 Pendidikan Khusus |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/390773 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
