Pengaruh technostress, kesenjangan digital, dukungan sekolah, dan kemampuan technological pedagogical and content knowledge terhadap kinerja guru di era digital pada sekolah dasar Kabupaten Sidoarjo / Milatun Nadifa</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh technostress, kesenjangan digital, dukungan sekolah, dan kemampuan technological pedagogical and content knowledge terhadap kinerja guru di era digital pada sekolah dasar Kabupaten Sidoarjo / Milatun Nadifa</p>

Nadifa, Milatun (2025) Pengaruh technostress, kesenjangan digital, dukungan sekolah, dan kemampuan technological pedagogical and content knowledge terhadap kinerja guru di era digital pada sekolah dasar Kabupaten Sidoarjo / Milatun Nadifa</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Era digital telah membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan termasuk pada aspek kinerja guru di jenjang sekolah dasar. Meski demikian guru masih menghadapi sejumlah tantangan seperti technostress kesenjangan digital minimnya dukungan dari sekolah serta kurangnya penguasaan terhadap Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Kondisi ini berpotensi memengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh technostress kesenjangan digital dukungan sekolah dan kemampuan TPACK terhadap kinerja guru di era digital khususnya pada guru sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan mengenai kesiapan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan serta dukungan yang mereka terima dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1)Mendeskripsikan tingkat technostress kesenjangan digital dukungan sekolah kemampuan TPACK serta kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital (2)Menganalisis pengaruh technostress terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital (3)Menganalisis pengaruh kesenjangan digital terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital (4)Menganalisis pengaruh dukungan sekolah terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital (5)Menganalisis pengaruh kemampuan TPACK terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital (6)Menganalisis pengaruh simultan antara technostress kesenjangan digital dukungan sekolah dan kemampuan TPACK terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Kabupaten Sidoarjo pada era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh guru Sekolah Dasar negeri dan swasta di Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 8.019 orang. Sampel penelitian sebanyak 381 guru yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling dua tahap yaitu proportional sampling dan random sampling. Jenis data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian berupa angket non-tes dengan skala Likert 1 ndash 5 yang digunakan untuk mengukur variabel technostress kesenjangan digital dukungan sekolah kemampuan TPACK dan kinerja guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua metode yakni Google Form dan kuesioner cetak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technostress dan kesenjangan digital berpengaruh signifikan negatif terhadap kinerja guru artinya semakin tinggi kedua variabel tersebut semakin rendah kinerja guru di era digital. Sebaliknya dukungan sekolah dan kemampuan TPACK memiliki pengaruh signifikan positif yang berarti semakin tinggi dukungan sekolah dan kemampuan TPACK maka semakin tinggi juga kinerja guru di era digital. Lebih lanjut keempat variabel tersebut secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru di era digital. Secara statistik semakin tinggi technostress dan kesenjangan digital semakin rendah kinerja guru di era digital. Sebaliknya semakin tinggi dukungan sekolah dan kemampuan TPACK semakin tinggi pula kinerja guru di era digital. Namun secara empiris menunjukkan bahwa meskipun technostress dan kesenjangan digital berada pada kategori tinggi kinerja guru tetap tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sekolah dan kemampuan TPACK yang juga tinggi mampu meredam dampak negatif technostress dan kesenjangan digital terhadap kinerja guru di era digital. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar berbagai pihak terkait mengambil peran strategis dalam meningkatkan kinerja guru di era digital. Guru Sekolah Dasar diharapkan lebih terbuka terhadap pelatihan teknologi dan penguatan kemampuan TPACK. Kepala sekolah disarankan menyusun program pelatihan berbasis TPACK secara sistematis menyediakan dukungan psikologis serta menata ulang beban kerja secara proporsional. Kepala Dinas Pendidikan sebaiknya merumuskan kebijakan strategis untuk pemerataan akses teknologi penguatan komunitas belajar dan alokasi anggaran berbasis kinerja yang mendukung inovasi guru. Sementara itu peneliti selanjutnya dianjurkan untuk mengembangkan model konseptual yang lebih komprehensif memperluas cakupan wilayah dan jenjang pendidikan serta menggunakan pendekatan mixed methods guna memperoleh gambaran yang lebih holistik mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja guru di era digital.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S2 Manajemen Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 26 May 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/390764

Actions (login required)

View Item View Item