Amanulloh, Mochammad Ja'far Amri (2025) Implementasi peningkatan kualitas pendidikan dalam perspektif education for sustainable development (studi multi kasus lingkungan dinas pendidikan dan kantor kementerian agama Kabupaten Banyumas) / Mochammad Ja'far Amri Amanulloh. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Peningkatan kualitas pendidikan merupakan agenda strategis pembangunan daerah dalam menghadapi tantangan zaman dan menumbuhkan nilai keberlanjutan. UNESCO menetapkan pendidikan berkelanjutan sebagai bagian dari agenda 2030 melalui Education for Sustainable Development (ESD). Namun akses dan kualitas pendidikan di Indonesia masih belum merata terlihat dari kurangnya perhatian di berbagai daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks pendidikan dalam beberapa tahun terakhir berkat peran aktif Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama setempat. Penelitian ini difokuskan untuk melihat implementasi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyumas dalam perspektif Education for Sustainable Development dengan tujuan pada (1) strategi kebijakan yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama (2) kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam peningkatan kualitas pendidikan (3) peran stakeholders dalam peningkatan kualitas pendidikan dan (4) tantangan dan solusi implementasi peningkatan kualitas pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi multi kasus yang difokuskan pada dua lembaga utama yakni Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan studi dokumenter dari berbagai informan seperti kepala dinas/kantor kementerian agama kepala seksi kepala sekolah guru dan ketua organisasi profesi pendidikan. Analisis dilakukan pada kasus tunggal melalui tahapan pengumpulan kondensasi penyajian data dan penarikan kesimpulan dan dianalisis lebih lanjut pada lintas kasus menggunakan NVivo versi 14. Keabsahan data dijaga dengan teknik credibility dependability confirmability dan transferability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyumas merupakan proses kolaboratif yang melibatkan (1) strategi kebijakan yang saling melengkapi antara Dinas Pendidikan yang menekankan pada inovasi sistemik pemerataan akses serta peningkatan standar mutu pendidikan secara menyeluruh dan Kantor Kementerian Agama yang fokus pada penguatan identitas keagamaan dan keterampilan hidup melalui pendidikan madrasah dan keagamaan. (2) Penelitian ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektoral sebagai fondasi implementasi Education for Sustainable Development (ESD) di mana kedua institusi berhasil membangun jejaring kemitraan yang tidak hanya bersifat formal tetapi berorientasi pada sinergi sumber daya kewenangan dan program lintas lembaga. (3) Peran aktif stakeholders internal maupun eksternal termasuk pemerintah masyarakat organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan teridentifikasi sebagai kunci keberhasilan dalam menciptakan sistem pendidikan yang partisipatif inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan lokal. (4) Tantangan yang dihadapi mulai dari keterbatasan anggaran infrastruktur hingga kesenjangan kapasitas lembaga direspon melalui pendekatan strategis seperti pemanfaatan relasi sosial penguatan kolaborasi dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Dengan demikian implementasi peningkatan kualitas pendidikan oleh Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menjadi contoh konkret penerapan prinsip ESD dalam konteks pendidikan daerah yang mengintegrasikan keberlanjutan inklusi sosial dan pemberdayaan masyarakat menuju tercapainya tujuan pembangunan pendidikan berkelanjutan tahun 2030. Berdasarkan hasil penelitian untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyumas (1) Dinas Pendidikan perlu mengoptimalkan anggaran dengan menetapkan skala prioritas yang jelas memperkuat kapasitas SDM serta memperluas kolaborasi dengan sektor non-pemerintah komunitas lokal dan lembaga internasional. (2) Kantor Kementerian Agama disarankan untuk memperkuat advokasi anggaran dan membentuk unit koordinatif guna menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan lokal khususnya dalam tata kelola madrasah berbasis yayasan. (3) Kepala sekolah/madrasah dan ketua yayasan diharapkan mampu menjadi pemimpin pembelajaran dan mitra aktif dalam pengembangan visi kelembagaan alokasi sumber daya serta penyelarasan program madrasah dengan kebijakan pemerintah yang membangun budaya kolaboratif menginisiasi keterlibatan komunitas serta memaksimalkan sumber daya internal dan kemitraan strategis untuk mendukung pencapaian mutu pendidikan. (4) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengisi celah yang belum terungkap dengan cakupan yang lebih luas serta memperdalam kajian pada tiap fokus penelitian terutama dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pendekatan ini penting untuk memahami secara komprehensif bagaimana konteks sustainability dan development diimplementasikan dan berkembang dalam lingkup pendidikan lokal yang berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S2 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 06 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 07:36 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/390756 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
