Cristiana, Nani (2025) Analisis potensi kerugian ekonomi akibat stunting di Kabupaten Semarang Jawa Tengah / Nani Cristiana</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Cristiana Nani.2025. Menilai Potensi Kerugian Ekonomi Atas Peran Posyandu Untuk Mengurangi Stunting. Tesis Jurusan Ilmu Ekonomi Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Agus Sumanto SE. M.SA. (2) Prof. Dr. Wahjoedi M.E Kata Kunci kerugian ekonomi peran posyandu stunting Stunting merupakan masalah gizi kronis yang tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan anak tetapi juga menimbulkan konsekuensi sosial dan ekonomi jangka panjang. Di Kabupaten Semarang tingginya prevalensi stunting dan wasting menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis besarnya potensi kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh stunting dan mengkaji peranan Posyandu dalam upaya penanganannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Perhitungan kerugian ekonomi dilakukan dengan pendekatan Human Capital yakni mengestimasi kehilangan produktivitas individu sepanjang usia kerja akibat gangguan pertumbuhan pada masa anak. Sumber data mencakup laporan Dinas Kesehatan data UMR PDRB dan angka kelahiran dari BPS. Selain itu dilakukan wawancara mendalam dengan petugas dan kader Posyandu untuk memahami peran dan tantangan yang dihadapi dalam intervensi gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerugian ekonomi akibat stunting di Kabupaten Semarang sangat signifikan baik secara mikro maupun makro. Pada tingkat individu anak stunting diperkirakan kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp88 juta hingga Rp265 juta sepanjang hidupnya tergantung tingkat kehilangan produktivitas. Secara agregat total potensi kerugian ekonomi akibat stunting dengan tingkat diskonto 2% mencapai Rp96 miliar selama periode 2020 ndash 2023 bahkan dapat mencapai lebih dari Rp433 miliar jika menggunakan diskonto 9%. Kerugian ini berdampak nyata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi kerugian mencapai hingga 6 7% dari PDRB pada tahun tertentu. Di sisi lain Posyandu terbukti memiliki peran penting dalam penanggulangan stunting khususnya dalam deteksi dini edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Namun tantangan seperti keterbatasan kader kurangnya pelatihan dan minimnya sarana masih menjadi hambatan yang perlu diatasi agar peran Posyandu lebih optimal dan efektif dalam mencegah stunting secara berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S2 Ilmu Ekonomi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/390705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
