Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe group investigation dnegan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah) pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 8 Malang /Gusti Ayu Dian P - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe group investigation dnegan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah) pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 8 Malang /Gusti Ayu Dian P

Purnamasari, Gusti Ayu Dian (2010) Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe group investigation dnegan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah) pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 8 Malang /Gusti Ayu Dian P. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Purnamasari Gusti Ayu Dian.2010. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dengan Hasil Belajar Siswa Yang Diajar Menggunakan Pembelajaran Konvensional (Metode Ceramah) Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X SMA Negeri 8 Malang. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nasikh SE MP M.Pd (II) Agus Sumanto SE M.SA Kata Kunci pembelajaran kooperatif Group Investigation hasil belajar pembelajaran konvensional Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang menekankan adanya kerjasama siswa dalam kelompoknya untuk mencapai hasil belajar yang memuaskan. Salah satu pembelajaran kooperatif adalah tipe group investigation. Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (investigasi berkelompok) ini dirancang untuk membimbing para siswa mendefinisikan masalah mengeksplorasi berbagai cakrawala mengenai masalah itu mengumpulkan data yang relevan mengembangkan dan menguji hipotesis. Melalui model ini siswa diharapkan dapat menganalisis suatu masalah dan dapat bekerjasama dengan temannya. Sedangkan pembelajaran konvensional merupakan pembelajaran yang dalam pengajarannya banyak menggunakan metode ceramah sehingga dapat membuat siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah) pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 8 Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 8 Malang tahun pelajaran 2009/2010 dengan jumlah 331 siswa yang terbagi ke dalam 9 kelas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel yang ditetapkan terdiri dari 2 kelas yaitu siswa kelas X-4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X-3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas yang diajar menggunakan model group investigation sedangkan kelas kontrol kelas yang diajar tanpa menggunakan model group investigation dalam pembelajaran. Jenis data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif yang diperoleh langsung dari subyek penelitian dengan pemberian tes prestasi (data kognitif) dalam pembelajaran ekonomi pada materi circular flow diagram dan peran pelaku ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah). Hal itu ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar yang menggunakan group investigation dan yang tidak menggunakan group investigation terbukti dari rerata hasil belajar siswa dari aspek kognitif sebesar 75 51 (kelas eksperimen) sedangkan kelas kontrol sebesar 65. Begitu pula dari aspek afektif rerata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 77 78 lebih besar dari kelas control yang hanya 60 4. Group investigation memberikan pengaruh positif terhadap siswa kelas X-4. Dengan group investigation siswa semakin aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas sehingga hasil belajar (kognitif dan afektif) kelas X-4 (eksperimen) lebih tinggi daripada kelas X-3 (kontrol). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran kooperatif tipe group investigation pada kelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas kontrol pada mata pelajaran ekonomi SMA Negeri 8 Malang. Dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation kelas X-4 semakin aktif dan antusias dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu dapat disarankan pula kepada guru untuk menggunakan group investigation sebagai variasi dalam kegiatan pembelajaran. Guru hendaknya mempelajari dan melaksanakan tahap-tahap pembelajaran dalam group investigation dengan sungguh-sungguh untuk memperoleh hasil yang optimal. Bagi peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian tentang penerapan group investigation pada materi lain sebagai peningkatan kualitas pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diberikan di sekolah-sekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38738

Actions (login required)

View Item View Item