Penerapan model pembelajaran dengan tipe stad untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran IPS ekonomi siswa kelas VII di MTs Surya Buana kota Malang / Rahayu Kusumaningsih - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan model pembelajaran dengan tipe stad untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran IPS ekonomi siswa kelas VII di MTs Surya Buana kota Malang / Rahayu Kusumaningsih

Kusumaningsih, Rahayu (2010) Penerapan model pembelajaran dengan tipe stad untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran IPS ekonomi siswa kelas VII di MTs Surya Buana kota Malang / Rahayu Kusumaningsih. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kusumaningsih Rahayu. 2010. Penerapan Model Pembelajatan Dengan Tipe STAD untuk Meningkatkan Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas VII di MTs Surya Buana kota Malang. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan FE Universitas Negeri Malang.Pembimbing (I) Dr. Sugeng Hadi Utomo M.S. (II) Drs. Mardono M.Si. Kata Kunci STAD Prestasi Respon Belajar. Pemerintah telah mempercepat pencanangan Millenium Development Goals yang semula dicanangkan tahun 2020 dipercepat menjadi tahun 2015 sebagai era persaingan mutu atau kualitas. Oleh karena itu pembangunan sumber daya manusia ( SDM ) berkualitas merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat ditawartawar lagi. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran adalah metode pembelajaran kooperatif. Metode STAD merupakan salah satu tipe kooperatif yang mampu memberikan gambaran kepada siswa untuk memecahkan masalah. Metode STAD merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Penelitian ini dilakukan di MTs Surya Buana Malang kelas VIIA. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata tentang peristiwa yang tampak selama proses pembelajaran berlangsung. Peristiwa yang dimaksud adalah proses pelaksanaan pembelajaran yang diterapkan dalam kelas prestasi belajar serta respon belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Berdasarkan hasil analisis ketuntasan belajar siswa pada siklus I dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang tuntas belajar pada siklus I sebanyak 15 siswa atau 65 % dan jumlah siswa yang belum tuntas belajar sebanyak 8 siswa atau 34 8%. Ketuntasan belajar pada siklus I belum dapat memenuhi ketuntasan belajar secara keseluruhan Dikarenakan hampir 34 8% siswa belum tuntas belajar dan dikategorikan belum mencapai ketuntasan belajar kelas secara keseluruhan ( 56256 56468 85 %). Tetapi jika dibandingkan dengan persentase jumlah siswa yang tuntas belajar pada ulangan harian sebelum tindakan sebesar 66 18% maka terjadi peningkatan sebesar 3.16%. Rendahnya hasil evaluasi prestasi belajar dari aspek kognitif siklus I disebabkan siswa belum aktif dalam kegiatan pembelajaran kooperatif tipe STAD hanya siswasiswa tertentu saja yang aktif sehingga tidak semua siswa memperoleh pengalaman belajar. Selain kurang aktifnya siswa siswa cenderung Click to buy NOW PDFXCHANGE www.docutrack. com Click to buy NOW PDFXCHANGE www.docutrack. com ii terbiasa ditugaskan merangkum catatan di papan tulis dan jarang sekali diberi tugas. Sehingga pada saat siswa mendapat lembar kerja siswa (LKS) siswa cenderung malas mengerjakan dan hanya menunggu jawaban temannya. Sehingga peneliti mengintruksikan kepada siswa untuk mengerjakan secara bersamasama masingmasing siswa mendapat bagian untuk mengerjakan soal dan mendiskusikan jawaban yang telah mereka kerjakan bersama kelompoknya. Dengan begitu tidak ada siswa yang mendominasi dalam kelompok. Pada siklus II dilakukan beberapa koreksi dan perbaikan dengan bertolak dari hasil refleksi pada siklus I. Bila dilihat dari ketuntasan belajar maka pada siklus II terjadi kenaikan ketuntasan belajar siswa. Banyaknya siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 24 siswa atau 96% dan siswa yang belum tuntas sebanyak 1siswa atau 4%. Maka dalam hal ini terjadi kenaikan Ketuntasan belajar yang mencapai 69 34 pada siklus I dan pada siklus II menjadi 84 24. Sehingga terjadi kenaikan sebesar 14 9 . Pada siklus II prestasi belajar siswa sudah mencapai standart ketuntasan belajar secara keseluruhan yaitu mencapai 96% ( 56256 56469 85%). Tetapi pada siklus II masih ada 1 siswa yang prestasi belajarnya belum tuntas sehingga guru perlu memberikan perhatian khusus. Siswa tersebut baru saja pindah dari sekolah lain sehingga masih memerlukan adaptasi di sekolah yang baru. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD untuk meningkatkan prestasi belajar siswa aktivitas belajar siswa serta respon belajar siswa dari aspek kognitif afektif dan psikomotorik serta respon siswa dalam mengikuti mata pelajaran ekonomi. Saran dalam penelitian ini antara lain Perlu adanya pengkondisian bagi masingmasing tingkat satuan pendidikan dan guru mata pelajaran ekonomi khususnya dalam menggunakan model pembelajaran tipe STAD agar dapat menghasilkan hasil optimal dalam pencapaian tujuan pendidikan. Penerapan pembelajaran dengan model STAD hendaknya disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan dan lingkungan belajar siswa serta ketersediaan waktu yang cukup. Hal ini dikarenakan dengan waktu yang optimal pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan akan mendapatkan hasil pembelajaran yang efektif dan efisien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 25 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38700

Actions (login required)

View Item View Item