Hanifah, Nining (2009) Profil pengelolaan dan pengembangan usaha serta pembelajaran bagi pekerja pada industri kerajinan mebel di desa Arjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan / Nining Hanifah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Hanifah Nining. 2009. Profil Pengelolaan dan Pengembangan Usaha serta Pembelajaran bagi Pekerja pada Industri Kerajinan Mebel di desa Arjosari kecamatan Rejoso kabupaten Pasuruan. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Program Studi Pendidikan Ekonomi FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hari Wahyono M.Pd (II) Agus Sumanto SE. M.SA Kata-kata kunci Profil Pengelolaan Pengembangan Pembelajaran Tenaga Kerja Industri kecil. Dengan kondisi krisis ekonomi saat ini terutama dengan adanya kenaikan BBM tidak jarang perusahaan besar yang terancam bangkrut bahkan gulung tikar karena biaya produksi yang semakin mahal dan tidak dapat ditekan. Hal ini berarti menambah jumlah pengangguran yang ada di Indonesia dimana masalah ketenagakerjaan sudah menjadi masalah besar bagi perekonomian Indonesia. Dalam kondisi seperti saat inilah untuk memperoleh pekerjaan bukanlah hal yang mudah sehingga banyak orang berwiraswasta membuka usaha kecil yang menyerap tenaga kerja walau hanya beberapa saja. Dari gambaran tersebut jelas bahwa peran Industri kecil dapat menekan angka pengangguran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan profil mengenai pengelolaan dan pengembangan usaha industri kecil. Dalam penelitian ini industri kecil yang menjadi fokus penelitian ini adalah industri kerajinan mebel kayu di desa Arjosari kecamatan Rejoso kabupaten Pasuruan yang meliputi aspek latar belakang usaha permodalan tenaga kerja pembelajaran tenaga kerja proses produksi pemasaran pendapatan pengusaha faktor pendukung dan penghambat serta pengembangan usaha. Penelitian ini dilakukan di Desa Arjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan pada bulan Desember 2008 sampai dengan bulan Januari 2009. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan/observasi partisipatif wawancara dokumentasi dan triangulasi. Adapun yang menjadi subyek penelitian ini adalah pengusaha beserta karyawan/karyawati serta pihak-pihak yang terkait antara lain kantor desa Arjosari. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data penyajian data dan penerikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Industri kerajinan mebel di desa Arjosari kecamatan Rejoso kabupaten Pasuruan dimulai pada tahun 1998. Tujuan awalnya adalah keinginan pengusaha untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dari hasil usaha tersebut dan meneruskan usaha dari orang tua serta adanya prospek yang bagus sehingga mendorong pengusaha untuk mengembangkan usaha mebel yang dikelolanya. (2) Modal yang digunakan adalah berasal dari modal sendiri maupun modal dari pinjaman bank dan koperasi. (3) Tenaga kerja dalam hal ini proses perekrutannya adalah tidak resmi karena tidak mempertimbangkan syarat-syarat yang terlalu rumit akan tetapi memiliki keterampilan keuletan dan ketelatenan di bidang permebelan serta dilihat berdasarkan hasil garapan dan juga giat bekerjanya karyawan sedangkan (4) proses pembelajaran ada yang melalui proses training dan ada juga yang tidak melalui proses training. (5) Dalam proses produksinya keterampilan dan ketekunan latihan sangat dibutuhkan sehingga dapat berjalan lancar. Pengadaan bahan bakunya dilakukan melalui penyuplaidengan cara membeli secara eceran Alat-alat yang digunakan adalah sudah menggunakan teknologi modern jenis produk mebel kayu yang dihasilkan yaitu macam-macam perabotan furniture. (6) Saluran distribusi yang digunakan adalah distribusi tidak langsung tetapi melalui perantara sales-sales yang juga dari karyawannya sendiri. (7) Pendapatan pengusaha dilihat dari omzet penjualannya mencapai Rp. 100.000.000 00-Rp. 500.000.000 00-/ bulan. Dengan keuntungan pengusaha rata-rata Rp. 50.000 00 per set kursi. (8) Faktor pendukung meliputi kredit modal kerja yang lancar dari Dinas Koperasi bahan baku yang mudah di dapat dan kreatifitas tenaga kerja sedangkan faktor penghambatnya adalah perubahan musim tenaga kerja dan pemasaran. (9) Pengembangan usaha ada empat aspek yaitu pengembangan pemasaran dengan mengikuti pameran industri kecil pengembangan SDM dengan memberikan pembelajaran atau pelatihan khusus bagi tenaga kerja yang baru dan memberikan bonus gaji pada akhir tahun atau pada saat lebaran untuk kesejahteraan tenaga kerja pengembangan bidang produksi dilakukan dengan cara melakukan diversifikasi produk pengembangan modal dengan tetap bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Bank. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah hendaknya pihak-pihak yang terkait dengan industri kecil yang ada di kabupaten Pasuruan seperti Dinas Perindustrian Perdagangan dan Penanaman Modal Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Lembaga Keuangan Bank agar terus memberikan pembinaan dan pengembangan industri kecil terutama yang berada di desa-desa kurang maju mengingat peran industri kecil dalam penyerapan tenaga kerja. Bagi pengusaha hendaknya tetap mempertahankan tentang diversifikasi produk karena hal itu merupakan ciri khas usaha tersebut yang dapat membedakan antara pengusaha mebel yang satu dengan yang lainnya selain itu pengusaha dapat memperbaiki lagi sistem manajemen yang di kelola agar menjadi lebih teratur terutama dalam hal administrasi pembukuannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 25 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/38685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
