Pratama Ayade Kurniawan (2009) Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X-4 SMA Negeri 7 Malang / Pratama Ayade Kurniawan. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia yang masih rendah berdampak pada rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dihasilakan. Untuk kepentingan tersebut pemerintah berusaha melakukan perbaikan dalam dunia pendidikan salah-satunya dengan mengadakan perubahan dalam bidang kurikulum. Inovasi dalam bidang kurikulum ditandai dengan mulai diterapkannya kurikulum 2004 (KBK) dan kemudian diperbaiki lagi dengan diterapkannya kurikulum 2006 (KTSP). Inti dari perubahan kurikulum ini adalah lebih menekankan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran dan guru sebagai fasilitator. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan dalam kurikulum tersebut adalah model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Pembelajaran berbasis masalah adalah suatu pendekatan pengajaran yang mengggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan (1) Bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-4 SMA Negeri 7 Malang setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi (2) Bagaimana hasil belajar siswa kelas X-4 SMA Negeri 7 Malang setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2007-2008 dengan jumlah 36 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan untuk hasil belajar aspek afektif aspek psikomotorik kemampuan berpikir kritis dan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan persentase dan untuk hasil belajar aspek kognitif digunakan rata-rata nilai hasil tes. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah observasi untuk penilaian kemampuan berpikir kritis hasil belajar aspek afektif serta obervasi kegiatan guru. Hasil belajar aspek kognitif diperoleh dengan memberikan tes disetiap akhir siklus. Untuk penilaian hasil belajar aspek psikomotorik digunakan lembar penilaian psikomotorik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan persentase seluruh aspek kemampuan berpikir kritis siswa yang diamati yaitu dari 60 64% pada siklus I meningkat menjadi 70 56% pada siklus II. Dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa yang meningkat terdiri dari hasil belajar aspek kognitif dari rata-rata sebesar 69 14 di siklus I meningkat menjadi 77 46 pada siklus II. Hasil belajar aspek afektif mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 67 35% menjadi 72 14% pada siklus II dan untuk hasil belajar aspek psikomotorik pada siklus I diperoleh 72 86% meningkat pada siklus II sebesar 76%. Adapun saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya adalah (1) Bagi guru mata pelajaran ekonomi dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar ekonomi siswa (2) Penerapan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) hendaknya disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan dan lingkungan belajar siswa serta ketersediaan waktu yang cukup (3) Penelitian ini hendaknya dapat diteruskan oleh peneliti selanjutnya dengan kelas serta sekolah dan materi yang berbeda (4) Bagi peneliti selanjutnya hendaknya melakukan tindakan lebih dari dua siklus. Sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal (5) Dalam menerapkan model pembelajaran berbasis masalah guru harus selalu mengingatkan siswa untuk menghubungkan materi yang sedang dipelajari dan tidak hanya fokus pada masalah atau kasus yang diberikan oleh guru.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/38499 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
