Profil industri kerajinan mebel kayu di Kelurahan Sebani Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan / Iswatul Khoiroh - Repositori Universitas Negeri Malang

Profil industri kerajinan mebel kayu di Kelurahan Sebani Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan / Iswatul Khoiroh

Iswatul Khoiroh (2009) Profil industri kerajinan mebel kayu di Kelurahan Sebani Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan / Iswatul Khoiroh. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dalam era globalisasi ini keberadaan industri kerajinan mebel kayu benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat baik sebagai pengusaha tenaga kerja maupun masyarakat. Hal ini dikarenakan dapat memberikan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran yang cukup besar di tanah air. Buktinya industri kerajinan mebel kayu ini mampu bertahan dan bahkan masih dapat berkembang pesat meskipun terjadi krisis ekonomi. Begitu juga dengan peran koperasi yaitu dapat meningkatkan usahanya sehingga pandapatan perkapita meningkat dan dapat melaksanakan pembangunan di sekitar lingkungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dan komprehensif tentang pengrajin mebel kayu di kelurahan Sebani Kecamatan Gadingrejo kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Lokasi penelitian ini terletak di kelurahan Sebani kecamatan Gadingrejo kota Pasuruan tepatnya di beberapa rumah misalnya di rumah Pak Saikhon (pengepul kerajinan mebel kayu) Pak Aris (pengrajin mebel kayu) dan lain-lain. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1-25 April 2007. Yang menjadi subjek dan informan dalam penelitian ini adalah pengrajin mebel kayu agen pemasaran mebel kayu dan kepala kelurahan Sebani. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah pengamatan berperanserta wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara induktif dengan prosedur reduksi data penyajian data dan menarik kesimpulan. Sedangkan untuk keperluan pengecekan keabsahan data digunakan perpanjangan keikutsertaan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) industri kerajinan mebel kayu di kelurahan Sebani kecamatan Gadingrejo kota Pasuruan telah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan merupakan usaha turun-temurun. Tujuan awalnya adalah keinginan pengrajin untuk memperoleh keuntungan yang maksimal keinginan untuk tetap mempertahankan usaha mebelnya dan untuk meningkatkan perekonomian keluarganya. (2) Proses perekrutan tenaga kerjanya adalah tidak resmi karena tidak mempertimbangkan syarat-syarat yang terlalu rumit akan tetapi memiliki keterampilan keuletan dan ketelatenan di bidang permebelan serta dilihat berdasarkan hasil garapan dan juga giat bekerjanya karyawan sedangkan (3) proses pembelajaran ada yang melalui proses training dan ada juga yang tidak melalui proses training. (4) Dalam proses produksinya keterampilan dan ketekunan latihan sangat dibutuhkan sehingga dapat berjalan lancar. Pengadaan bahan bakunya dilakukan melalui penyuplai dengan cara membeli secara eceran Alat-alat yang digunakan adalah sudah menggunakan teknologi modern Tenaga kerjanya menggunakan sistem kontraktor Besarnya upah ditentukan berdasarkan sistem borongan Jenis produk mebel kayu yang dihasilkan yaitu macam-macam perabotan furnitur Jumlah kerajinan mebel kayu yang dihasilkan dipengaruhi oleh teknik produksi dan ketersediaan waktu pengrajin untuk membuatnya. (5) Modal yang digunakan adalah berasal dari modal sendiri maupun modal pinjaman dari bank. (6) Saluran distribusi yang digunakan adalah distribusi tidak langsung tetapi melalui perantara yaitu sales-sales. Dalam hal kebijakan harga para pengrajin mebel kayu tidak dapat menentukan harganya sendiri karena ditentukan oleh para sales-sales dan juga mekanisme pasar. (7) Peran koperasi di kelurahan Sebani adalah sampai sekarang masih belum ada. (8) faktor pendukung industri kerajinan mebel kayu yang adalah adanya kecocokan dan niat untuk menjalankan usaha tersebut sedangkan faktor penghambatnya adalah pengadaan bahan baku yang terus meningkat dan sangat tergantung pada penyuplai pengadaan modal khususnya modal pinjaman beresiko terhadap perkembangan industri kerajinan mebel kayu pemasaran sangat tergantung pada sales-sales dan penetapan harga tergantung permintaan konsumen/mekanisme pasar. Sampai saat ini belum ada upaya dari pengrajin untuk mengatasi masalah-masalah usaha permebelannya. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar Dekopin dapat menumbuhkan kesadaran warga kelurahan Sebani dengan cara mengadakan pelatihan dan penyuluhan akan pentingnya gerakan koperasi. Selain itu kerja sama antara pihak bank dan koperasi melalui pemberian kredit lunak dengan cara memberikan bunga yang ringan dan tidak memberatkan pengrajin untuk meminjam uang. diharapkan juga pemerintah kota Pasuruan dapat memberikan dukungan dan sarana prasarana yang dibutuhkan terkait dengan penyuluhan dan pelatihan yang diadakan oleh instansi yang terkait dengan koperasi sehingga masyarakat kelurahan Sebani percaya dan sadar bahwa koperasi sangat penting bagi perkembangan usahanya. Oleh karena itu koperasi dapat didirikan kembali dengan bimbingan dan pengawasan dari pemerintah melalui orang yang benar-benar dapat dipercaya dan pola kerja samanya dapat dipertanggungjawabkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38495

Actions (login required)

View Item View Item