Penerapan metode kooperatif model TPS (think-pair-share) dalam pembelajaran ekonomi di SMA / Wati Ensusi - Repositori Universitas Negeri Malang

Penerapan metode kooperatif model TPS (think-pair-share) dalam pembelajaran ekonomi di SMA / Wati Ensusi

Wati Ensusi (2009) Penerapan metode kooperatif model TPS (think-pair-share) dalam pembelajaran ekonomi di SMA / Wati Ensusi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pada pembelajaran ekonomi di SMA Laboratorium UM umumnya guru masih menggunakan metode ceramah LKS dan masih kurang bervariasi. Kemudian motivasi belajar ekonomi siswa kelas X masih rendah. Hal tersebut dibuktikan pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa cenderung pasif dan hanya siswa-siswa tertentu saja yang mau menjawab pertanyaan. Selain itu masih sedikit sekali siswa yang mau bertanya apalagi menyampaikan pendapat secara spontan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Rendahnya motivasi belajar ekonomi dan sikap siswa tersebut berdampak terhadap hasil belajar yang diperoleh oleh siswa kelas X SMA Laboratorium yang secara umum kurang memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari sebagian besar siswa yang mengikuti remidi karena skor yang diperoleh kurang memenuhi standar ketuntasan minimum (SKM) yang ditetapkan di SMA Laboratorium UM yaitu 65 keatas. Selain itu untuk pelajaran ekonomi di kelas X guru masih jarang menggunakan pembelajaran kooperatif. Untuk diskusi kelas sering dilakukan namun masih bersifat tradisional. Sehingga siswa masih banyak berpusat/tergantung pada teman atau guru dan siswa kurang aktif untuk berpikir. Untuk mengatasi permasalahan diatas diperlukan suatu strategi dan metode pembelajaran yang dapat melibatkan peran aktif siswa untuk bekerjasama dalam memaksimalkan kondisi belajar sehingga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Salah satu strategi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model TPS (Think-Pair-Share) Metode TPS merupakan struktur yang dapat digunakan untuk meningkatkan penguasaan akademik dan memberikan kepada siswa waktu untuk berpikir dan merespon serta saling membantu satu sama lain. Struktur yang ada dalam metode TPS yaitu siswa diberi waktu untuk berpikir (thinking) bekerjasama dan menyampaikan ide-idenya dengan teman sebangku atau dalam bentuk diskusi kelompok kecil (pairing) dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok kecil kepada diskusi kelas (sharing) sehingga seluruh siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk meningkatkan motivasi belajar ekonomi siswa kelas X-1 SMA Laboratorium UM dengan menerapkan pembelajaran kooperatif model TPS (Think-Pair-Share) dalam pembelajarannya dan (2) Untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa kelas X-1 SMA Laboratorium UM dengan menerapkan pembelajaran kooperatif model TPS (Think-Pair-Share) dalam pembelajarannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menggunkan pendekatan kualitatif. Penerapan model TPS dilakukan pada beberapa siklus setiap siklus melalui 4 tahap yaitu perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Laboratorium UM. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis yang diberikan pada akhir setiap siklus lembar observasi rubrik catatan lapangan dan angket motivasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa hasil observasi motivasi belajar siswa dari aspek keaktifan pada siklus I sebesar 56% (cukup) dan pada siklus II meningkat menjadi 68% (baik) motivasi siswa dari aspek keantusiasan pada siklus I sebesar 72% (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 80% (baik) motivasi siswa dari aspek keceriaan pada siklus I sebesar 80% (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 90% (sangat baik). Sedangkan hasil angket motivasi siswa dari aspek keaktifan pada siklus I sebesar 73% (cukup) dan pada siklus II meningkat menjadi 77% (baik) motivasi siswa dari aspek keantusiasan pada siklus I sebesar 83% (sangat baik) dan pada siklus II menurun menjadi 79% (baik) motivasi siswa dari aspek keceriaan pada siklus I sebesar 73% (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 75% (baik). Dari hasil analisis data hasil belajar siswa dari aspek kognitif pada siklus I dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 32 siswa (76%) dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 38 siswa (90 5%). Hasil belajar siswa dari aspek afektif menunjukkan bahwa pada siklus I jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 34 siswa (81%) dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 37 siswa (88%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif model TPS dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar ekonomi siswa kelas X-1 SMA Laboratorium UM. Namun untuk motivasi aspek keantusiasan menurun berdasarkan hasil angket motivasi siswa. Saran yang deberikan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran ekonomi disarankan untuk mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif model Think-Pair-Share (TPS) dalam pembelajarannya agar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar ekonomi untuk peneliti selanjutnya dalam penerapan pembelajaran kooperatif model TPS diharapkan menggunakan media pembelajaran yang lebih bervariasi atau dikombinasi dengan metode pembelajaran lain agar dapat meningkatkan motivasi siswa pada aspek keantusiasan. Selain itu guru mata pelajaran ekonomi disarankan untuk memberikan perhatian dan bimbingan kepada siswa yang memperoleh hasil belajar baik kognitif maupun afektif jauh di bawah standar ketuntasan minimum (SKM).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 16 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38437

Actions (login required)

View Item View Item