Proses self healing pada wanita dewasa awal pasca putus cinta / Adinda Rizqika Amalia</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Proses self healing pada wanita dewasa awal pasca putus cinta / Adinda Rizqika Amalia</p>

Amalia, Adinda Rizqika (2024) Proses self healing pada wanita dewasa awal pasca putus cinta / Adinda Rizqika Amalia</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Putus cinta adalah proses emosional untuk mengakhiri sebuah hubungan romantis. Proses ini melibatkan dua orang yang memutuskan untuk berpisah dan menempuh jalan masing-masing. Terdapat banyak hal yang menyebabkan putus cinta. Beberapa diantaranya adalah perselingkuhan hubungan toxic. Saat hubungan yang dijalin berakhir wajar bagi seseorang yang mengalaminya untuk merasakan sedih. Namun sedih yang berlebihan juga membawa dampak yang tidak baik. Jadi perlu adanya sebuah pengelolaan emosi yang tepat agar menimbulkan adanya kebahagiaan dan suasana hati yang positif yakni melakukan serangkaian proses self healing. Selain itu proses self healing pasca putus cinta ini juga terdapat proses pembelajaran didalamnya karena setiap proses belajar tidak langsung instan menginginkan hasil dari belajar tersebut pasti membutuhkan yang namanya proses yang lama agar hasilnya maksimal dalam mencapai tujuan proses self healing tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Selain itu data dikumpulkan melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data melalui observasi dan wawancara reduksi data melalui pengkodean pengolahan data ke dalam sajian tertentu dan validasi kesimpulan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Slorok Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses self healing dari wanita dewasa awal. Dari hasil observasi yang terjadi terdapat wanita dewasa awal yang mengalami putus cinta di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses self healing yang dijalani informan terdiri dari beberapa tahap. Tahapan tersebut antara lain mengenal diri sendiri menerima diri sendiri melepaskan merefleksikan diri dan bersyukur. Ketika kita menjalani setiap fasenya akan selalu melibatkan proses belajar. Belajar yang dilakukan dalam self healing adalah pendidikan informal. Pembelajaran terjadi tanpa disengaja dan tanpa disadari. Akibatnya proses belajar dan kemampuan individu untuk menyerap pelajaran berperan besar dalam keberhasilan proses self healing. Penelitian ini mengungkapkan bahwa proses pembelajaran mempengaruhi keberhasilan penyembuhan diri. Hasilnya penelitian ini menunjukkan bahwa penyembuhan diri dapat dipelajari dan dipraktikkan setiap hari. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar diadakan program pelatihan self-healing untuk korban pasca putus cinta. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai self-healing. Self-healing tetap menjadi teknik kuratif dalam menangani masalah putus cinta.

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: library UM
Date Deposited: 15 Aug 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/377006

Actions (login required)

View Item View Item