Febrianti, Berliana Ayu (2025) Pengaruh penambahan ZnFe2o4 pada nanokomposit SiO2/AC/ZnFe2o4 sebagai penyerap logam berat Pb(II) / Berliana Ayu Febrianti</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Permasalahan lingkungan akibat perkembangan industri menjadi masalah besar manusia. Salah satu permasalahan yang ditimbulkan adalah pencemaran air oleh polutan logam berat beracun seperti Pb(II) yang dapat menyebabkan hematopoietik sehingga bisa mengakibatkan kematian. Oleh karena itu diperlukan penanganan atas permasalahan tersebut dengan metode adsorpsi. Metode adsorpsi merupakan metode yang sangat sederhana ekonomis efektif dan serbaguna. Salah satu material yang baik dalam adsorpsi logam berat yaitu SiO2. SiO2 memiliki kelebihan seperti stabilitas yang baik luas permukaan yang tinggi ketahanan kimia dan mekanis yang tinggi serta kapasitas adsorpsi yang baik. Material lain seperti Activated Carbon (AC) juga ditambahkan dalam penelitian ini karena sifatnya yang ramah lingkungan memiliki luas permukaan yang besar serta biayanya yang rendah. Serta material lain yaitu nanopartikel ZnFe2O4 yang memiliki stabilitas kimia dan kekerasan mekanis yang baik serta sifatnya yang tidak beracun bersifat magnetik dan biaya yang rendah sehingga memungkinkan adsorpsi terjadi secara efektif. Penelitian ini berhasil disintesis dengan menggunakan material nanokomposit SiO2/AC/ZnFe2O4 dengan variasi massa ZnFe2O4 sebagai penyerap logam berat Pb(II). Hal tersebut dikonfirmasi dengan hasil analisis X ndash Ray Diffractometry (XRD) yang menunjukkan fase nanopartikel ZnFe2O4 dengan struktur spinel kubik dan memiliki ukuran kristal berkisar antara 14 47 plusmn 0 07 ndash 25 22 plusmn 0 03 nm dengan parameter kisi sebesar 8 3922 . Hasil analisis Fourier transform infrared (FTIR) menunjukkan adanya ikatan gugus fungsi Si-O-Si Si-OH Si-O-Fe yang berasal dari SiO2 dan C C yang mewakili AC serta gugus fungsi M-O yang mengindikasikan nanopartikel ZnFe2O4. Hasil analisis High Resolution Transmission Electron Microscope (HRTEM) menunjukkan bahwa nanokomposit SiO2/AC/ZnFe2O4 berbentuk bulat meskipun tidak bulat sempurna dengan ukuran partikel berkisar antara 23 26 plusmn 0 42 ndash 16 77 plusmn 0 33 nm. Pola selected area electron diffraction (SAED) dengan cincin terang melingkar juga ditemukan dan mengidentifikasikan bidang hkl dari fase ZnFe2O4. Nilai d-spacing sebesar 0 26 nm 0 29 nm 0 25 nm 0 16 nm 0 21 nm 0 15 nm yang masing-masing sesuai dengan bidang (311) (220) (222) (511) (400) (440) yang dianalisis dengan aplikasi Gatan Digital Mocrograph Software. Sifat kemagnetan dari nanokomposit SiO2/AC/ZnFe2O4 dianalisis dengan Vibrating Sample Magnetometer (VSM) dan menunjukkan sifat superparamagnetik dengan nilai magnetisasi saturasi berkisar antara 8 19 plusmn 0 01 ndash 31 30 plusmn 0 03 emu/g. Performa penyerap logam berat Pb(II) dianalisis dengan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) dan menunjukkan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 14 24 mg/g dan 99 55% pada waktu kontak 45 menit. Serta penelitian ini lebih cocok dijelaskan dengan model kinetik pseudo-second-order dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0 99.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S2 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 27 Feb 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/368985 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
