Pengembangan model konseling harmoni untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Nanda Alfan Kurniawan</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan model konseling harmoni untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Nanda Alfan Kurniawan</p>

Kurniawan, Nanda Alfan (2024) Pengembangan model konseling harmoni untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Nanda Alfan Kurniawan</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Keterampilan pengambilan keputusan karier mendukung siswa mencapai tugas perkembangan bidang karier optimal. Berdasarkan rumusan Pedoman Oprasional Pelaksanaan (POP) Bimbingan dan Konseling tingkat SMK menyebutkan bahwa aspek perkembangan Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) siswa SMK adalah menguasai wawasan dan memiliki kesiapan karier masa depan. Namun hasil studi literatur menerangkan bahwa perkembangan karier remaja pada usia setara SMK memiliki masalah keragu-raguan karier yang dimotivasi oleh lemahnya keterampilan pengambilan keputusan karier. Hal ini dikonfirmasi analisis kebutuhan terhadap 1.271 siswa SMK di Jawa Timur menunjukkan sebagaian besar berada pada kategori sedang.Sementara itu hasil studi pendahuluan kebutuhan pengembangan model konseling harmoni kepada 15 konselor SMK menunjukkan bahwa 53 3% konselor sulit memberikan layanan konseling karier dan 56 7% konselor membutuhkan model konseling alternatif untuk mengakomodasi kondisi tersebut dengan latar belakang paradigma konseling kognitif konselor sebanyak 20% kognitif dan 80% behavoiur. Hasil analisis kebutuhan berimplikasi pada kerangka berpikir penelitian pada motif pengembangan model konseling harmoni untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa SMK sebagai tujuan penelitian ini. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg and Gall (1983). metode penelitian pengembangan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu (1) Research and Information Collecting (2) Planning (3) Preliminary Form of Product (4) Prelimary Field Testing (5) Main Product Revision (6) Main Field Testing (7) Operational Product Revision (8) Operational Field Testing (9) Final Product Revision (10) Dissemination and Implementation. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologis. Instrumen yang digunakan adalah skala keterampilan keputusan karier siswa SMK diadaptasi dari Atmaja (2015) dengan skor validitas untuk df 371 dan tingkat signifikansi 0 05 adalah 0 102 dan reliabilitas Cronbach rsquo s Alpha 0 738 gt 0 60 disimpulkan reliabel. Dan skala dimensi ketermapilan pengambilan Keputusan karier dengan skor validitas untuk df 429 dan tingkat signifikansi 0 05 adalah 0 094 dan Cronbach rsquo s Alpha 0 722 gt 0 60 disimpulkan reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxson memperoleh skor 0 012 lt 0 05 maka disimpulkan bahwa model konsling harmoni efektif meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa SMK. Hasil dari penelitian pengembangan menunjukkan bahwa model konseling harmoni efktif meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa SMK dengan skor 0 012 lt 0 05. Sedangkan pengembangan desain instrumen yang digunakan dalam penelitian pengembangan model konseling harmoni juga telah memenuhi penilaian validitas dan reliabilitas pada beberapa instrumen pengumpul data yang tersebar pada tiap prosedur Borg and Gall (1983). Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengembangan model konseling harmoni efektif dalam meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier siswa SMK. Model konseling harmoni dijabarkan dengan menerapkan alur berpikir Gerald Corey dalam menerangkan model konseling. Penjabaran model konseling harmoni dijelaskan mulai dari hakikat manusia pribadi disonan dan pribadi harmoni hakikat konseling tujuan konseling peran konselor pengalaman konseli mekanisme pengubahan prosedur konseling teknik dan media konseling. Kebaharuan model konseling harmoni terdapat pada mekanisme Do-Re-Me yang menjadi alat dalam mengajarkan nilai kehidupan untuk mencapai keputusan karier harmoni dengan ciri-ciri kepastian kejelasan dan kepuasan. Hasil penelitian merekomendasikan agar pada penelitian selanjutnya dilakukan eksplorasi tentang peranan nilai kehidupan dengan nilai kearifan lokal dalam membentuk modalitas diri mencapai tingkat pengambilan keputusan dalam berbagai konteks masalah kehidupan pada bidang pribadi sosial belajar dan karier lanjutan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S3 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: library UM
Date Deposited: 24 Dec 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/364947

Actions (login required)

View Item View Item