Studi eksperimental campuran aspal porus dengan bahan tambah serat ijuk menggunakan gradasi rsni-2012 / Sheila Nafni Izmi Aulia</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Studi eksperimental campuran aspal porus dengan bahan tambah serat ijuk menggunakan gradasi rsni-2012 / Sheila Nafni Izmi Aulia</p>

Aulia, Sheila Nafni Izmi (2024) Studi eksperimental campuran aspal porus dengan bahan tambah serat ijuk menggunakan gradasi rsni-2012 / Sheila Nafni Izmi Aulia</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis basah dan bercurah hujan tinggi. Hal itulah yang mengakibatkan terjadinya kerusakan pada perkerasan jalan lentur maupun kaku. Peristiwa ini menggambarkan bahwa salah satu faktor kerusakan aspal dikarenakan air hujan dapat menyebabkan aspal lebih mudah berlubang dan menimbulkan aquaplanning. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi dampak tersebut dengan menggunakan lapisan perkerasan aspal porus. Campuran aspal porus memiliki agregat halus yang lebih sedikit daripada agregat kasar sehingga air hujan dapat mengalir melalui rongga dan mencegah genangan air. Aspal porus merupakan solusi yang paling efektif dalam mengurangi kerusakan lingkungan namun memiliki beberapa kekurangan terkait kualitas dan kuantitas. Penambahan serat pada campuran aspal menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan tegangan tarik dan sifat lentur yang cukup tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) Mendeskripsikan karakteristik bahan campuran yang digunakan pada campuran aspal porus 2) Mendeskripsikan karakteristik campuran aspal porus menggunakan gradasi RSNI ndash 2012 dengan penambahan serat ijuk melalui Uji Marshall Permeabilitas Binder Drain Down dan Cantabro Loss. Rancangan penelitian ini diawali dengan pemilihan bahan serta melakukan pengujian bahan yang digunakan seperti agregat aspal 60/70 dan serat ijuk sesuai dengan standar RSNI-2012. Kemudian membuat benda uji dengan kadar aspal 4% 4 5% 5% 5 5% dan 6% terhadap kadar serat ijuk sebesar 0% 1% dan 2%. Selanjutnya menguji benda uji dengan parameter marshall (untuk menentukan VIM flow dan stabilitas permeabilitas binder drain down dan cantabro loss berdasarkan spesifikasi pengujian dari RSNI-2012. Hasil penelitian diperoleh 1) Karakteristik bahan penyusun campuran aspal porus meliputi pengujian agregat filler aspal 60/70 telah memenuhi spesifikasi RSNI-2012 2) Dengan menambah serat ijuk pada campuran aspal porus pengujian Marshall nilai stabilitas dan aliran meningkat tetapi nilai VIM menurun seiring dengan peningkatan kadar serat ijuk yang digunakan. Untuk nilai flow penggunaan serat ijuk tidak optimal karena semua tidak memenuhi syarat. Untuk pengujian cantabro loss mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya kadar serat ijuk. Namun nilai yang semakin rendah menyatakan bahwa campuran aspal dengan serat ijuk lebih baik. Pada pengujian permeabilitas mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya serat ijuk. Nilai terendah didapat pada kadar serat ijuk 1% dan kadar aspal 6%. Sedangkan untuk nilai tertinggi didapat pada kadar serat ijuk 2% dan kadar aspal 4%. Sedangkan untuk pengujian binder drain down mengalami peningkatan seriring dengan bertambahnya kadar aspal dengan serat ijuk 0% dan mengalami penurunan pada kadar serat ijuk 2%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: library UM
Date Deposited: 28 Mar 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/355351

Actions (login required)

View Item View Item