Evaluasi penyelenggaraan program teaching factory melalui model cipp pada kompetensi keahlian multimedia di smk muhammadiyah 7 gondanglegi kabupaten malang / Gigih Dwi Yuniardi</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Evaluasi penyelenggaraan program teaching factory melalui model cipp pada kompetensi keahlian multimedia di smk muhammadiyah 7 gondanglegi kabupaten malang / Gigih Dwi Yuniardi</p>

Yuniardi, Gigih Dwi (2023) Evaluasi penyelenggaraan program teaching factory melalui model cipp pada kompetensi keahlian multimedia di smk muhammadiyah 7 gondanglegi kabupaten malang / Gigih Dwi Yuniardi</p>. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik memiliki kompetensi softskill maupun hardskills. Tujuan dari lulusan SMK yaitu (1) Bekerja (2) Melanjutkan pendidikan tinggi dan (3) Wirausaha. Berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dan konsep link and match 8 i oleh kemendikbudristek dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia maka perlu adanya langkah konkret. Salah satu upaya yang dilakukan di SMK adalah dengan adanya program teaching factory untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara lulusan SMK dengan kebutuhan kompetensi di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Hasil observasi yang dilakukan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang dalam penyelenggaraan program teaching factory masih terdapat kendala dan belum sepenuhnya sesuai dengan panduan pelaksanaan yang dirumuskan oleh subdit kurikulum PSMK 2019. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penyelenggaraan program teaching factory pada kompetensi keahlian multimedia melalui Model CIPP. Jenis penelitian menggunakan penelitian evaluasi Model CIPP (context input process dan product). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh data hasil wawancara observasi dan studi dokumen pada waka kurikulum koordinator teaching factory dan guru produktif kompetensi keahlian multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan program teaching factory kompetensi keahlian multimedia di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang yang ditinjau dari (a) aspek context yang meliputi kebijakan sekolah sudah dibuktikan dengan adanya SK Kepala sekolah struktur organisasi beserta jobdesk dan SOP tujuan teaching factory yaitu tujuan jangka pendek dengan terlaksananya PjBL dan modul ajar sedangkan untuk tujuan jangka panjang adalah menghasilkan produk jasa yang bisa diterima dimasyarakat dan memiliki nilai jual yang tinggi kurikulum sudah dibuat dengan berkolaborasi antara guru produktif dan industri samsung dan hubungan dengan industri dibuktikan dengan adanya MoU antara pihak sekolah dan industri samsung (b) aspek input yang meliputi kesiapan guru adalah menyiapkan modul ajar untuk pembelajaran serta guru juga mendemonstrasikan cara kerja alat praktik sebelum praktikum kesiapan siswa dengan mengikuti sosialisasi program teaching factory serta memberikan pendalaman materi pra praktikum kompetensi guru dilakukan dengan pelaksanaan uji kompetensi dan magang guru dan ruang laboratorium (sarana prasarana) sudah disesuaikan dengan standar yang ditentukan oleh pihak industri Samsung. Namun peralatan yang tersedia belum proporsional dengan jumlah siswa peralatan juga masih kurang lengkap SOP masih belum berjalan sesuai prosedur belum terdapat lisensi peralatan dan K3 juga belum lengkap (c) aspek process yang meliputi peran guru yaitu sudah menyampaikan materi sesuai dengan modul ajar yang telah dibuat bersama dengan industri samsung peran siswa adalah siswa sudah berperan aktif dalam pembelajaran serta berdiskusi dengan guru ketika menemui kesulitan pelaksanaan pembelajaran dilakukan untuk menambah wawasan dan pengalaman siswa serta pembelajaran yang dilakukan juga sudah sesuai dengan modul ajar (d) aspek product yaitu keterserapan produk bidang usaha yang dijalankan adalah jasa percetakan dengan hasil kualitas produk yang sudah cukup bagus. Namun keterserapan produk jasa dimasyarakat atau pasar belum terpenuhi sehingga belum menghasilkan omzet. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah (a) aspek context yaitu perlu melengkapi struktur organisasi jobdesk dan SOP serta meningkatkan sinkronisasi kerjasama dengan industri (b) aspek input yaitu perlu meningkatkan peralatan yang tersedia di laboratorium meninjau ulang prosedur SOP dan MRC memperbarui hardware maupun software perlu adanya lisensi pada setiap peralatan dan melengkapi poster K3 (c) aspek process yaitu perlu lebih memperhatikan materi pembelajaran tentang pemasaran dan branding serta meninjau ulang produk jasa lebih bernilai jual (d) aspek product yaitu memberikan edukasi dan meningkatkan motivasi siswa melakukan kegiatan pemasaran produk jasa kepada masyarakat baik secara konvensional maupun digital sehingga menghasilkan omzet.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > S2 Pendidikan Kejuruan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 03 Oct 2023 04:29
Last Modified: 09 Sep 2023 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/347462

Actions (login required)

View Item View Item