Manajemen moving class (Studi kasus di SD Laboratorium UM Universitas Negeri Malang) / Nanik Irmawati - Repositori Universitas Negeri Malang

Manajemen moving class (Studi kasus di SD Laboratorium UM Universitas Negeri Malang) / Nanik Irmawati

Irmawati, Nanik (2011) Manajemen moving class (Studi kasus di SD Laboratorium UM Universitas Negeri Malang) / Nanik Irmawati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci manajemen moving class. Moving class adalah salah satu sistem perpindahan kelas dimana setiap guru mata pelajaran sudah siap mengajar di ruang kelas yang telah ditentukan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarnya sehingga setiap mata pelajaran memiliki ruangan atau kelas sendiri- sendiri. Sistem moving class dapat membawa banyak dampak positif bagi perkembangan sekolah. Sistem pembelajaran dengan menggunakan moving class dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa karena siswa harus mencari ruang kelasnya pada setiap pergantian pelajaran. Selain itu dapat melatih peserta didik dan guru untuk menggunakan waktu sebaik mungkin agar waktu pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Penerapkan moving class ini diharapkan dapat memperoleh suasana belajar yang terasa lebih nyaman dan kondusif karena selain didukung oleh fasilitas kelas yang memadai juga didukung oleh kesiapan guru dalam mengajar menyampaikan materi pembelajaran. Selain itu dengan menerapkan sistem moving class siswa tidak akan merasa jenuh untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar karena siswa tidak akan belajar di kelas yang sama untuk semua mata pelajaran. Siswa akan merasakan suasana yang berbeda untuk setiap mata pelajaran dan peserta didik akan lebih mudah menerima pelajaran karena di dalam kelas telah dilengkapi dengan fasilitas keilmuan sesuai dengan mata pelajaran. Penelitian ini memfokuskan kajian tentang manajemen moving class di SD Laboratorium UM Malang antara lain (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan (4) pengontrolan/ evaluasi (5) faktor pendukung dan (6) faktor penghambat dan upaya untuk mengatasi manajemen moving class di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kegiatan tentang (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan (4) pengontrolan/evaluasi (5) faktor pendukung dan (6) faktor penghambat dan upaya untuk mengatasi manajemen moving class di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dilapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan menggunakan perpanjangan kehadiran peneliti ketekunan pengamatan dan teknik triangulasi. Temuan penelitian yaitu pertama perencanaan moving class yang terdiri dari persiapan tenaga guru (team teaching) untuk masing-masing kelas dan mata pelajaran persiapan sarana dan prasarana persiapan kelengkapan administrasi kelas/rombongan belajar dan persiapan pembiayaan. Kedua engorganisasian moving class mengikuti struktur organisasi sekolah yaitu dengan tanggung jawab penuh dipegang oleh kepala sekolah. Pekerjaan yang menjadi fokus moving class yaitu pembagian jam mengajar guru dan ketersediaan ruang pekerjaan tersebut biasanya dikerjakan oleh koordinator program. Jadi tim yang bekerja yaitu koordinator program tiga orang dan kepala sekolah. Ketiga pelaksanaan moving class ini dilakukan setiap hari oleh siswa mulai dari siswa kelas IV sampai pada siswa kelas VI dengan cara berpindah ruangan dari kelas yang satu ke kelas yang lain yang sesuai jadwal mata pelajarannya sedangkan guru menunggu siswa di ruang masing-masing. Guru mata pelajaran memiliki ruangan masing-masing. Jadi guru memiliki tanggung jawab penuh pada kelas mereka masing-masing. Ruang mata pelajaran didesain sesuai dengan mata pelajaran serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif bagi siswa. Guru menyusun mata pelajaran agar tidak bentrok dengan mata pelajaran lain dan ini dilaksanakan setiap awal ajaran baru. Guru menyusun modul untuk pembelajarannya modul disusun dalam bentuk penggalan-penggalan yang waktunya disusun dalam bentuk sistem kredit semester (SKS) sesuai yang diprogramkan dalam kurikulum. Keempat pengontrolan/ evaluasi moving class dilakukan oleh Tim Pengembang Dosen Ahli dari Universitas Negeri Malang evaluasi ini dilakukan kurang lebih tiga bulan sekali. Dalam mengevaluasi sekolah yang dievaluasi sesuai dengan pemenuhan Sekolah Standar Nasional yaitu standar isi standar proses standar kompetensi lulusan standar pendidik dan tenaga kependidikan standar sarana dan prasarana standar pengelolaan standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan. Evaluasi setiap kelas juga dilaksanakan kepala sekolah dan koordinator sarana prasarana apabila ada kerusakan atau pemenuhan yang kurang guru juga terlibat dalam hal ini. Kelima faktor pendukung moving class yaitu biaya yang hemat karena sarana dan media pembelajarannya menyesuaikan dengan mata pelajaran di setiap ruangan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membuat siswa lebih fress karena olahraga ringan tidak capek anak-anak menjadi lebih bertanggung jawab lebih mandiri dan tidak cepat bosan Jumlah tenaga pengajar banyak (team teaching) kesiapan guru di kelas yang menjadikan guru lebih siap mengajar di kelas karena tidak harus berpindah-pindah ruangan sehingga waktu menjadi lebih efektif. Keenam faktor penghambat prasarana yang belum cukup terpenuhi yaitu ruangan guru dan kelas yang kurang dan ada waktu yang tersita karena saat pergantian pelajaran siswa belum sampai datang ke ruang mata pelajaran. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini disarankan sebagai berikut (1) bagi kepala sekolah hendaknya lebih melakukan pengawasan terhadap proses manajemen moving class agar mengetahui hambatan apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaan moving class (2) bagi guru untuk lebih memaksimalkan lagi dalam hal pengelolaan kelasnya (3) bagi jurusan Administrasi Pendidikan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan bahan kajian pengembangan ilmu Manajemen Pendidikan. (4) bagi peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian pengembangan untuk mengetahui proses manajemen moving class disekolah dengan memperdalam permasalahan- permasalahan yang ada di pendidikan. Sehingga penelitian yang sudah ada menjadi lebih sempurna dan dapat bermanfaat demi peningkatan kualitas pendidikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 18 May 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3372

Actions (login required)

View Item View Item