Kamaluddin (2012) Penggunaan pembelajaran bermain jawaban untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Kesatrian 02 Malang / Kamaluddin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kata kunci Pembelajaran Bermain Jawaban Hasil Belajar IPA Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di kelas V SDN Kesatrian 2 Malang diketahui bahwa dalam pembelajaran IPA hasil belajar siswa rendah ditunjukkan dari nilai hasil belajar siswa sebelum tindakan (pra siklus) yaitu siswa yang tuntas belajar sebanyak 12 siswa dari 38 siswa. Penelitian ini menerapkan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus satu siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Alokasi waktu selama 2 jam pelajaran setiap pertemuan setiap jam pelajaran berdurasi 35 menit. Tindakan yang dilakukan yaitu menggunakan pembelajaran bermain jawaban. Pelaksanaan siklus I berjalan kurang tertib karena perwakilan kelompok banyak yang berebut kartu pertanyaan atau jawaban. Pada saat pemberian soal evaluasi hasilnya tidak memuaskan dari 38 siswa hanya 17 yang nilainya memenuhi Kriteria Ketuntasan minimal (KKM). Pelaksanaan siklus II berjalan tertib karena Guru memperjelas prosedur permainan dan menambah kotak yang berisi kartu pertanyaan dan jawaban masing-masing 2 kotak. Hasil dari soal evaluasi yang dikerjakan siswa memuaskan dari 38 siswa terdapat 3 siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil penelitian tindakan kelas pada kelas V SDN Kesatrian 02 Malang menyimpulkan bahwa pembelajaran bermain jawaban pada mata pelajaran IPA menunjukkan peningkatan hasil belajar. Kesimpulan tersebut didukung berdasarkan hasil analisis data sebagai berikut hasil belajar pada siklus I prosentase banyaknya siswa yang tuntas belajar adalah 45 % dengan nilai rata-rata 61 84 sedangkan pada siklus II prosentase banyaknya siswa yang tuntas adalah 92% dengan nilai rata-rata 80. Menurut Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan SDN Kesatrian 02 Malang pelaksanaan pembelajaran dikatakan berhasil apabila sekurang-kurangnya 80% siswa mendapat nilai minimal 70 sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bermain jawaban dalam penelitian ini berhasil. Dari kesimpulan diatas peneliti menyarankan (1) Guru segera memulai pelajaran tepat waktu (2) Sebaiknya Guru memanfaatkan alokasi waktu dengan sebaik-baiknya agar setiap tahapan berjalan lancar dan maksimal (3) Penggunaan pembelajaran bermain jawaban dapat digunakan pada matapelajaran dan kelas yang berbeda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Teknologi Pendidikan (TEP) > S1 Teknologi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 15 Jun 2012 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2012 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
