Nur Mahima Sari (2009) Hubungan insentif yang diterima dengan kinerja guru SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang / Nur Mahima Sari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Di setiap lembaga pendidikan baik negeri atau swasta ada pengaturan tentang kepegawaian yaitu bagian manajemen sumber daya manusia atau kepegawaian. Dimana tugas manajemen sumber daya manusia untuk mengelola unsur manusia secara baik agar diperoleh tenaga kerja yang puas akan pekerjaannya. Salah satunya adalah sistem pemberian insentif baik finansial atau nonfinansial sebagai haknya setelah melaksanakan tugasnya untuk mendorong dan meningkatkan kinerjanya serta kesejahteraannya. Insentif merupakan suatu bentuk imbalan sebagai balas jasa bagi pegawai atau guru dimana setiap pegawai menerima berbeda-beda sesuai dengan prestasi kerja dan kinerjanya. Bentuk insentif dibagi menjadi insentif finansial yaitu imbalan berupa uang ( seperti gaji tunjangan dan upah kombinasi) dan insentif nonfinansial yaitu imbalan yang tidak dapat dinilai dengan uang (seperti promosi penghargaan pujian suasana dan tempat kerja). Gaji guru dibedakan antara tenaga tetap dan tenaga lepas didasarkan perhitungan minimum gaji atau upah minimal menurut UU tenaga kerja. Guru yang termasuk sebagai tenaga tetap adalah seperti PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang menerima insentif yang telah ditetapkan sesuai golongannya selain itu juga guru tidak tetap seperti guru honorer guru bantu yang juga menerima insentif berbeda. Penelitian ini hanya mengambil guru PNS se-Kecamatan Klojen Kota Malang karena menerima insentif yang tetap. Di Indonesia perbedaan penggajian guru sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasar golongan dan lama bekerja karena ada kenaikan gaji berkala setiap 2 tahun bagi PNS. Promosi diberikan kepada guru yang dapat mencapai prestasi dan kinerja yang baik sesuai persyaratan dan ketetapan. Penghargaan juga diberikan oleh pemerintah atau pemimpin organisasi bagi guru yang dapat memberikan jasa bagi pendidikan. Penghargaan ini biasanya berupa tanda jasa piala piagam pujian. Kinerja guru merupakan pencapaian hasil kerja dengan menggunakan segenap kemampuan kecakapan motivasi ketrampilan sikap tanggungjawab dan kepribadian yang ditunjukkan oleh guru melalui pendidikan profesi untuk mencapai suatu kebutuhan dan tujuan baik untuk diri sendiri atau organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) seberapa tinggi insentif yang diterima guru SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang (2) seberapa tinggi kinerja guru SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang (3) apakah ada hubungan yang signifikan antara insentif yang diterima dengan kinerja guru SDN se-Kecamatan Klojen Kota Malang. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah guru SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang sebanya 217 orang dengan pengambilan sampelnya dari tabel Kracjie sebanyak 122 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan angket untuk insentif yang diterima guru dan kinerja guru. Penelitian ini dianalisis dengan analisis persentase dan analisis korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan (1) guru-guru dalam menerima insentif rata-rata termasuk dalam kategori cukup yaitu 70% (85orang) yang menerima insentif tinggi ada 26% (32 orang) sedangkan menerima insentif rendah ada 4% (5 orang) (2) pada umumnya kinerja yang ditunjukkan oleh guru-guru termasuk dalam kategori tinggi 57% (69 orang) kinerja dengan kategori sangat tinggi ada 38% (47 orang) sedangkan yang termasuk kategori cukup tinggi ada 5% (6 orang) (3) ada hubungan yang signifikan antara insentif yang diterima dengan kinerja guru SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang. Jadi kesimpulan yang dapat diambil disini adalah ada hubungan yang signifikan antara insentif yang diterima dengan kinerja guru SDN se-Kecamatan Klojen Kota Malang. Saran dari penelitian ini adalah 1) Bagi guru-guru SDN se-Kecamatan Klojen Kota Malang untuk mempertahankan kinerja yang sudah ada dengan lebih baik lagi sesuai kompetensi-kompetensi dan kemampuan yang dimiliki walaupun insentif yang diterima sudah cukup namun apabila selalu berusaha meningkatkan kinerjanya maka akan dapat mencapai insentif atau harapan lain yang lebih baik 2) Bagi Kepala sekolah SDN se-kecamatan Klojen Kota Malang untuk meningkatkan insentif yang dimaksud disini adalah insentif non-finansial seperti penghargaaan bahwa guru yang diberi penghargaan yang baik akan mendorongnya untuk semangat bekerja seperti menghargai dan memberi perhatian kinerja setiap guru dengan memberikan umpan balik yang dapat memotivasi kinerja guru menegur dengan baik memberi pujian 3) Bagi Kepala Dinas Pendidikan yang pertama untuk memberi banyak peluang bagi guru-guru untuk menaikkan jabatannya melalui promosi sesuai dengan syarat yang ditentukan dan kinerja yang ditunjukkan oleh guru serta memberi penghargaan bagi guru yang mampu mencapai kinerja dengan baik dan bermanfaat bagi pendidikan yang kedua membantu bagi sekolah-sekolah dasar yang tempat atau gedung sekolah tempat dimana guru bekerja yang kurang layak untuk diperbaiki sehingga membuat guru dan personel sekolah yang lain nyaman dalam bekerja 4) Bagi Jurusan Administrasi Pendidikan dapat mengembangkan ilmu manajemen pendidikan yang berhubungan dengan kepegawaian dan keuangan 5) Bagi peneliti lain diharapkan dapat mengembangkan hasil penelitian ini dengan pendekatan lain/alat pengumpul data yang lebih beragam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/3133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
