Pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen oragnisasi meluli kepuasan kerja (Studi kasus pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi) / Astri Wulandari - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen oragnisasi meluli kepuasan kerja (Studi kasus pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi) / Astri Wulandari

Wulandari, Astri (2010) Pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen oragnisasi meluli kepuasan kerja (Studi kasus pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi) / Astri Wulandari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Wulandari Astri. 2009.Pengaruh Keterlibatan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Melalui Kepuasan Kerja. Skripsi Jurusan S-1 Manajemen Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Nyoman Suputra M. Si (II) Drs. Mugianto S. E. M. Si. Kata Kunci Keterlibatan Kerja Komitmen Organisasi Kepuasan Kerja Sumber Daya Manusia perlu dikelola secara mendalam agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan karyawan dengan tuntutan dan kemampuan perusahaan. Keseimbangan tersebut merupakan kunci utama agar perusahaan dapat berkembang secara produktif. Tanpa sumber daya manusia suatu organisasi tidak akan dapat menjalankan kegiatannya. Untuk itu masalah sumber daya manusia ini harus diperhatikan dengan baik oleh organisasi. Salah satunya adalah masalah kepuasan kerja. Keterlibatan kerja akan mempengaruhi tingkat absensi kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Karyawan yang puas cenderung memiliki tingkat komitmen organisasi yang baik. Komitmen organisasi akan menimbulkan identifikasi keterlibatan dan loyalitas karyawan pada organisasi sehingga organisasi akan mendapatkan hal-hal positif dari karyawan. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keterlibatan kerja adalah kepuasan kerja. Penelitian ini dilakukan di PT. BPR Nusamba Wlingi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui (1) Kondisi deskriptif keterlibatan kerja kepuasan kerja dan komitmen organisasi pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi (2) Pengaruh secara langsung dan signifikan keterlibatan kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi (3) Pengaruh secara langsung dan signifikan keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi pada karyawan PT. BPR Nusamba wlingi (4) Pengaruh secara langsung dan signifikan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi (5) pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja pada karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 55 orang karyawan dengan sampel yang diambil sebanyak 35 orang terbatas pada karyawan tetap. Hasil perhitungan dari penelitian ini diperoleh dengan menggunakan dua metode yaitu analisis deskriptif dan analisis jalur. Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa variabel keterlibatan kerja (X) secara statistik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Z). Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung 7 446 dengan tingkat Sig.t 0 000 0 05 maka Ho ditolak. Artinya hipotesis pertama (H1) yang menyatakan ada pengaruh keterlibatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan secara langsung dapat dibuktikan kebenarannya sehingga hipotesis tersebut dapat diterima. Tingkat keberartian pengaruh variabel keterlibatan kerja terhadap variabel komitmen organisasi secara statistik diuji dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji t variabel keterlibatan kerja (X) secara statistik memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi (Y). Hal ini terlihat dari nilai t hitung sebesar 0 766 t tabel sebesar 1 6924 dengan nilai sig.t 0 000 0 05. Dengan demikian secara statistik Ho ditolak artinya hipotesis ke dua (H2) yang menyatakan ada pengaruh keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi secara langsung dapat dibuktikan kebenarannya untuk itu hipotesis tersebut dapat diterima. Tingkat keberartian pengaruh variabel keterlibatan kerja terhadap variabel komitmen organisasi secara statistik diuji dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji t variabel kepuasan kerja (Z) secara statistik memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Hal ini terlihat dari nilai t hitung sebesar 2 896 t tabel sebesar 1 6924 dengan nilai Sig.t 0 007 0 05. Dengan demikian secara statistik Ho ditolak artinya hipotesis ke tiga (H3) yang menyatakan ada pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi secara langsung dapat dibuktikan kebenarannya untuk itu hipotesis tersebut dapat diterima. Saran yang dapat dapat diberikan dalam penelitian ini adalah dalam meningkatkan keterlibatan kerja terhadap karyawan hendaknya manajemen personalia memperhatikan beberapa hal yang diantaranya yaitu masa kerja turn over dan absesmteisme kebutuhen finansial dan kepuasan. Dalam meningkatkan kepuasan kerja maka manajemen perlu juga memperhatikan faktor-faktor seperti dorongan karyawan yang menyukai pekerjaan kesesuaian gaji lingkungan kerja yang mendukung rekan kerja yang ramah kecocokan karyawan dengan pekerjaan. Karena berdasarkan hasil penelitian hal tersebut justru memacu karyawan untuk bekerja dengan giat dan menghasailkan kepuasan kerja meskipun tidak. Dalam membangun komitmen organisasi harus memperhatikan dorongan rasa senang merasa organisasi seolah jadi miliknya sulit meninggalkan perusahaan organiasai merupakan kebutuhan organisasi merupakan alat utama menjalankan aktivitas pekerjaan. Apabila komitmen organisasi dimiliki oleh karyawan PT. BPR Nusamba Wlingi maka perusahaan tidak sering kehilangan karyawan yang potensial. Dan dalam meningkatkan komitmen karyawan pada perusahaan hendaknya meningkatkan keterlibatan kerja yang layak serta meningkatkan kepuasan kerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: library UM
Date Deposited: 19 Feb 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/30657

Actions (login required)

View Item View Item