Dewi, Merry Tri Yuana (2010) Pengaruh selisih inflasi Indonesia dengan beberapa negara anggota G8 terhadap nilai tukar rupiah pada tahun 2006-2009 / Merry Tri Yuana Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
i ABSTRAK Dewi Merry Tri Y. 2009. Pengaruh Selisih Inflasi Indonesia dengan Beberapa Negara Anggota G8 Terhadap Nilai Tukar Rupiah Pada Tahun 2006-2009. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. F. Danardana Murwani M.M (2) Yuli Soesetio S.E. M.M Kata Kunci Paritas Daya Beli Selisih Tingkat Inflasi Nilai Tukar Rupiah Paritas daya beli merupakan teori yang menghubungkan antara inflasi atau laju kenaikan harga komoditi dalam mata uang lokal di pasar internasional dengan nilai tukar dalam jangka panjang yang mengakibatkan daya beli konsumen untuk membeli produk-produk domestik akan sama dengan daya beli mereka untuk membeli produkproduk luar negeri. Implikasi teori ini adalah nilai tukar nominal antardua negara haruslah mencerminkan tingkat harga di negara-negara tersebut sehingga mata uang negara-negara yang mengalami inflasi tinggi akan terdepresiasi sementara mata uang negara-negara yang mengalami inflasi rendah terapresiasi. Selisih tingkat inflasi adalah selisih antara tingkat inflasi yang terjadi di negara asal dengan negara asing. Dalam hal ini adalah selisih inflasi antara Indonesia-Amerika Indonesia-Jepang dan Indonesia-Inggris dimana selisih inflasi dinyatakan dalam persentase. Kurs valuta asing adalah harga mata uang suatu negara dalam unit komoditas atau mata uang negara lain perubahan kurs valuta asing atau nilai tukar dinyatakan dalam persentase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih tingkat inflasi antara Indonesia-Amerika Indonesia-Jepang dan Indonesia-Inggris selama tahun 2006 sampai dengan 2009 perubahan nilai tukar Rp/ US Rp/ dan Rp/ selama tahun 2006 sampai dengan 2009 ada pengaruh atau tidak terkait selisih tingkat inflasi antara Indonesia-Amerika terhadap nilai tukar Rp/ US Indonesia- Jepang terhadap nilai tukar Rp/ Indonesia-Inggris terhadap nilai tukar Rp/ selama tahun 2006 sampai dengan 2009. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas (selisih tingkat inflasi) dan variabel terikat (nilai tukar Rupiah). Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk pengambilan populasi dengan asumsi dapat mewakili negara-negara anggota G8 yang ada. Periode pengujian dalam penelitian ini selama 42 bulan atau tiga tahun enam bulan mulai bulan Januari 2006 sampai dengan bulan Juni 2009. Seluruh data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari situs www.bi.go.id dan www.tradingeconomic.com. Dalam menguji keabsahan teori Paritas Daya Beli Relatif penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh tingkat inflasi dengan nilai tukar Rupiah. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh selisih tingkat inflasi antara Indonesia-Amerika terhadap nilai tukar Rp/ US selisih tingkat inflasi antara Indonesia-Jepang terhadap nilai tukar Rp/ ii dan selisih tingkat inflasi antara Indonesia-Inggris terhadap nilai tukar Rp/ selama tahun 2006 sampai dengan 2009. Untuk pengujian selanjutnya agar menggunakan metode Box Jenkins dan memperhatikan sampel serta periode penelitian. Hal ini dikarenakan pada penelitian ini sampel yang digunakan hanya tiga negara dari delapan negara yang ada dan periode yang digunakan hanya selama tiga tahun enam bulan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Feb 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/30634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
