Fuad, Muh. Yahdi (2009) Aplikasi model Altman untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan tekstil yang listing di BEJ / Muh. Yahdi Fuad. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kebangkrutan dapat diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya untuk menghasilkan laba. Penelitian ini menggunakan model Altman (Z-score) untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan tekstil. Rasio yang digunakan dalam model Altman terdiri dari modal kerja (X1) laba ditahan (X2) EBIT (X3) nilai pasar dari modal (X4) dan penjualan (X5). Dari hasil Z-score kemudian perusahaan dapat dikategorikan apakah perusahaan tersebut berada pada kondisi sehat rawan bangkrut dan bangkrut berdasarkan titik cut off. Tujuan penelitian ini untuk mengambarkan kinerja keuangan perusahaan tekstil dan untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan tekstil dengan menggunakan metode Altman (Z-Score) dan melakukan pengklasifikasian perusahaan berdasarkan terjadinya kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan tekstil yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan tekstil sebagian besar berada pada kondisi bangkrut. Dimana selama 4 tahun penelitian hanya ada 1 perusahaan saja yang mempunyai skor diatas nilai 2.90 karena perusahaan tersebut mempunyai nilai Z-Score yang tinggi setiap tahunnya. Dan ada 2 perusahaan yang berada dalam kategori rawan bangkrut sedangkan ada 4 perusahaan yang berada pada kategori bangkrutPengklasifikasian perusahaan tekstil berdasarkan analisis trend pada tahun 2004 2007 perusahaan yang mempunyai nilai trend naik ada 2 perusahaan atau 28 5% dan perusahaan yang mempunyai nilai trend turun ada 2 perusahaan atau 28 5% sedangkan perusahaan yang mempunyai nilai trend naik turun atau fluktuatif ada 3 perusahaan atau 47%. Tetapi dari analisis trend tersebut belum mampu menunjukkan keadaan sebenarnya pada tiap perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis dapat menyarankan bahwa bagi perusahaan untuk dapat segera meningkatkan kinerja perusahaannya untuk menghindari terjadinya kebangkrutan. Bagi investor diharapkan dapat berhati-hati dalam melakukan investasi. Bagi kreditur diharapkan berhati-hati dalam menyalurkan pinjaman pada perusahaan. dan bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang sama diharapkan dapat membandingkan dengan model analisis kebangkrutan yang lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 04 Mar 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/30285 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
