Aditia Novembrianto (2009) Pengaruh selisih tingkat suku bunga terhadap forward rate di Indonesia tahun 2001-2006 (pengujian paritas suku bunga) / Aditia Novembrianto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Adanya perbedaan tingkat suku bunga suatu negara dengan negara lainnya akan memberikan kesempatan baik bagi pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya istilah yang dikenal oleh masyarakat adalah international arbitrage. Pada dasarnya para arbiter (orang yang melakukan arbitrase) berusaha menaruh dana atau modal pada negara yang memiliki tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk kemudian diambil kembali pada saat jatuh tempo dengan nilai tukar forward yang telah ditentukan sebelumnya (kontrak forward) dengan demikian dapat dikatakan bahwa seorang arbiter akan mengharapkan perbedaan suku bunga antar negara tetap tinggi dan tidak stabil. Lebih jauh akibat diatas mendorong adanya pemberlakuan premi atau diskon pada nilai tukar forward dimana selisih tingkat suku bunga antara kedua negara harus diimbangi oleh premi atau diskon nilai tukar forwardnya sehingga baik arbiter dari dalam maupun luar negeri tidak akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari pada jika mereka berinvesatasi di negara mereka masing-masing. Hal tersebut sesuai dengan teori paritas suku bunga (interest rate parity). Teori paritas suku bunga adalah teori yang menyatakan bahwa selisih antara suku bunga domestik dan suku bunga luar negeri berbanding terbalik dengan perbedaan antara kurs spot dan kurs forward sehingga tidak akan terjadi pengambilan keuntungan secara besar-besaran yang diakibatkan perbedaan suku bunga diantara kedua negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tukar forward yang seharusnya berlaku berdasarkan model IRP untuk mengetahui pergerakan IRP rate terhadap nilai tukar forward aktual untuk menguji signifikansi perbedaan nilai tukar forward aktual dengan nilai tukar forward yang seharusnya berlaku berdasarkan IRP rate untuk menguji pengaruh selisih tingkat suku bunga terhadap premi atau diskon nilai tukar forward dan untuk mengetahui kaitan antara perbedaan kurs forward aktual-kurs forward model peramalan IRP dengan pengaruh selisih suku bunga terhadap kurs forward yang didahului dengan uji asumsi klasik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh negara-negara di dunia yaitu negara-negara yang memiliki nilai tukar mata uang terhadap rupiah dan sampel dari penelitian ini adalah Amerika Serikat (Dolar) Inggris (Poundsterling) dan Jepang (Yen) dengan menggunakan metode purposive sampling. Periode pengujian dilakukan pada suatu periode pengamatan yang berkelanjutan (time series analysis) selama enam tahun yaitu mulai Januari 2001 sampai Desember 2006 secara triwulan yaitu selama 24 triwulan. Metode penelitian yang digunakan dalam menguji IRP dilakukan dengan menggunakan uji analisis statisistik One Sample t-Test untuk mengetahui signifikansi perbedaan nilai tukar forward aktual dengan nilai tukar forward yang seharusnya berlaku berdasarkan IRP rate analisis regresi sederhana digunakan untuk mengetahui signifikansi faktor selisih tingkat suku bunga terhadap premi atau diskon nilai tukar forward. Selain itu dalam penelitian ini dilengkapi pula dengan analisis diagram garis dan perhitungan nilai tukar forward yang seharusnya berlaku berdasarkan IRP rate. Penelitian ini menggunakan fasilitas program microsoft excel dan SPSS 13.0 for Windows. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada satu pun nilai tukar forward dari perhitungan model IRP yang sama dengan nilai tukar forward aktualnya. Berdasarkan keseluruhan analisis diagram garis maka dapat disimpulkan bahwa nilai tukar forward aktual Rupiah/Dolar AS Rupiah/Poundsterling dan Rupiah/Yen Jepang dalam jangka pendek tidak mampu diterangkan dengan baik oleh model IRP dalam jangka pendek nilai tukar forward aktual cenderung menyimpang dari IRP rate namun dalam jangka panjang IRP rate mampu meramalkan nilai tukar forward dengan cukup baik. Berdasarkan seluruh hasil uji analisis statistik one sample t test yang telah dilakukan untuk model IRP diketahui bahwa nilai tukar forward aktual berbeda secara signifikan dengan nilai tukar forward berdasarkan model IRP (IRP rate) pada keseluruhan negara. Berdasarkan seluruh hasil analisis regresi sederhana untuk model IRP yang telah dilakukan maka diketahui bahwa selisih tingkat suku bunga berdasarkan model IRP tidak berpengaruh secara signifikan terhadap premi atau diskon nilai tukar forward pada keseluruhan negara. Model IRP kurang tepat dalam meramalkan nilai tukar forward sehingga pengaruh selisih tingkat suku bunga tidak signifikan terhadap nilai tukar forward. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk pengujian paritas suku bunga selanjutnya untuk memperpanjang periode pengujian dan memperhatikan pengambilan periode dasar pada saat tingkat suku bunga dan nilai tukar stabil serta memperhatikan perbedaan tingkat suku bunga negara-negara yang menjadi obyek penelitian dengan mengambil negara-negara yang memiliki perbedaan tingkat suku bunga yang tidak terlalu jauh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 13 Jan 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/30187 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
