Ira Nuristiyana (2009) Pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian konsumen (studi pada konsumen teh botol Sosro di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang) / Ira Nuristiyana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Perkembangan dunia usaha secara umum akan dapat menunjang proses periklanan pembangunan di bidang ekonomi. Seiring dengan perkembangan dunia usaha makin banyak usaha-usaha baru bermunculan dan persaingan akan lebih besar dirasakan oleh tiap perusahaan. Untuk mencapai sukses dalam persaingan harus dapat menghasilkan dan menyampaikan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen oleh karena itu perusahaan harus dapat memahami konsumennya. Selain itu untuk dapat bersaing dalam menarik konsumen perusahaan harus dapat mengembangkan komunikasi pemasarannnya melalui promosi produknya kepada konsumen. Promosi dapat berfungsi untuk mengenalkan dan mengingatkan produk perusahaan kepada konsumen. Promosi dapat dilakukanmelalui bauran promosi yang terdiri dari periklanan publisitas promosi penjualan dan public relation hubungan masyarakat dan direct marketing (Tjiptono 2002 222). Perilanan sebagai salah satu bauran promosi mempunyai beberapa kelebihan iklan mempunyai daya tarik dari pesan ataupun informasi yang disampaikan dan membangun kesadaran konsumen akan keberadaan suatu produk. Setiap iklan dan setiap kampanye perilkalanm harus memiliki sasaran yang dirumuskan secara jelas. Sasaran iklan harus spesifik daripada sasaran penjualan tatap muka (Carthy dan Perreault 1995 127). Menurut sumber yang berasal dari majalah Swa Teh Botol Sosro memulai lagi periklanannya pada tahun 1994 setelah beberapa tahun vakum. Pada tahun 1994 dibuatlah iklan promo Teh Botol Sosro dengan undian berhadiah. Teh Botol Sosro merupakan produk yang sudah dan banyak konsumennya telah direbut oleh Fresh tea dan Friut tea yang lebih muda usianya dan terus menerus mengembangkan periklanannya. Untuk mengatasi hal tersebut pada tahun 2002 dibuat kampanye iklan baru dengan slogan baru yaitu Apapun makannya minumnya teh botol sosro . Dengan slogan baru tersebtu Teh Botol Sosro mencoba untuk merebut konsumennya. Hal itu menjadi alasan bagi penulis untuk mengangkat judul Pengaruh Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Studi Pada Konsumen Teh Botol Sosro di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang). Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui (1) Keadaan isi pesan struktur pesan dan format pesan iklan teh botol sosro (2) Keadaan keputusan pembelian Teh Botol Sosro (3) Pengaruh isi pesan struktur pesan format pesan iklan teh botol sosro secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian konsumen. Menurut Kotler (2000 658) periklanan adalah segala bentuk penyajian dan promosi ide barang atau jasa secara non personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran . Periklanan membutuhkan biaya yang banyak namun mempunyai perngaruh dan daya jangkau yang luas. Iklan dapat mempertahankan suatu produk agar tetap dikenal. Sedangkan Suyanto (2004 3) menyatakan Periklanan adalah penggunaan media bayaran oleh seseorang penjual untuk mengkomunikasikan informasi persuasif tentang produk (ide barang dan jasa) ataupun organisasi yang merupakan alat promosi yang kuat . Dari kedua pendapat diatas dapat ditari kesimpulan bahwa iklan merupakan alat promosi yang digunakan perusahaan untuk mempertahankan produk afar tetap dikenal dan digunakan untuk mempengaruhi konsumen. Agar Iklan dapat diterima oleh konsumen dan menciptakan niat beli konnsumen maka seharusnya iklan mempunyai sifat (1) Public Presentation (2) Pervasiveness (3) Amplified Expressiveness (4) Impersonality (Tjiptono 2002 226). Periklanan merupakan kegiatan perusahaan yang dikenal sebagai pelaksana komunikasi perusahaan Shimp (2003 357) menyatakan periklanan berfungsi untuk (1) Memberi informasi (2) Persuading (3) Reminding (4) Adding Value (5) Bantuan untuk upaya lain dari perusahaan. Dalam memilih dan menciptakan iklan dibutuhkan strategi kreatif sehingga dapat menarik perhatian konsumen. Kotler (2002 633) memformulasikan pesan memerlukan pemecahan atas 4 masalah yang pertama yaitu isi pesan yang dapat berisi daya tarik tema ide atau usulan penjualan yang unik yang kedua struktur pesan yang berhubungan dengan penarikan kesimpulan arguen sepihak versus dua pihak dan urutan penyajian yang ketiga format pesan dan yang terakhir adalah sumber pesan. Isi iklan semestinya mudah dipahami oleh konsumen dan menarik isi iklan menjelaskan mengenai manfaat dan isi iklan juga mengingatkan konsumen pada produk atau merek perusahaan. Iklan yang dirancang secara tepat dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan dapat menambah citra produk pada konsumen. sedangkan keputusan pembelian itu diartikan sebagai keputusan konsumen untuik membeli suatu produk didasai oleh adanya niat untuk melakukan pembelian. Menurut Kotler (2002 201) peran pembelian adalah mudah untuk mengidentifikasi pembeli berbagai produk. Dengan berhasilnya iklan yang dikeluarkan perusahaan akan meningkatkan pula keuntungan perusahaan. Berdasarkan pengertian dari Lupiyoadi (2000 134) mengemukakan bahwa keputusan konsumen itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu keputusan konsumen untuk membeli atu menggunakan jasa tertentu yang ditawarkan dengan didasari adanya niat untuk melakkan pembelian/penggunaan jasa . Dari beberapa pengertian keputusan pembelian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa keputuan pembelian konsumen dapat didefinisikan sebagai suatu proses dimana konsumen melakukan pemilihan dan penilaian terhadap berbagai alternatif yang diperlukan berdasarkan pemilihan tertentu. Iklan merupakan media yang efektif untuk membentuk dan mempengaruhi konsumen. Menurut Kotler (2002 658) dalam penggolongan iklan berdasarkan sasarannya iklan berfungsi untuk membujuk konsumen (periklanan persuasif) yaitu bertujuan untuk membentuk permintaan pertama. Dapat dikatakan iklan juga dapat mempengaruhi atau membujuk konsumen untuk melakukan pembelian pada barang atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan. Suyanto (2004 4) juga mengatakan iklan persuasif bertujuan untuk membentuk permintaan selektif suatu merek tertentu. Iklan ini dilakukan saat kompetitif dengan membentuk preferensi merek mendorong alih merek mengubah persepsi pembeli tentang atribut produk dan membujuk pembeli untuk melakukan pembelian sekarang. Iklan yang dilakukan secara kontiyu dapat mempunyai pengaruh yang besar dalam menentukan keputusan pembelian konsumen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 12 Jan 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/30135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
