Analisis perbedaan Return, Abnormal Return dan Trading Volume Acitivity saham perusahaan pertambangan minyak & gas di BEJ sebelum dan sesudah " Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo / oleh Wahyu Prasetyo - Repositori Universitas Negeri Malang

Analisis perbedaan Return, Abnormal Return dan Trading Volume Acitivity saham perusahaan pertambangan minyak & gas di BEJ sebelum dan sesudah " Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo / oleh Wahyu Prasetyo

Wahyu Prasetyo (2009) Analisis perbedaan Return, Abnormal Return dan Trading Volume Acitivity saham perusahaan pertambangan minyak & gas di BEJ sebelum dan sesudah " Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo / oleh Wahyu Prasetyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Studi keuangan mengenai efisiensi pasar modal Indonesia yang mengacu pada pengaruh informasi dari suatu peristiwa terhadap harga sekuritas sudah banyak dilakukan dan menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Salah satu peristiwa yang cukup menarik perhatian investor adalah peristiwa bencana lumpur panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo. Peristiwa ini merupakan bad news bagi para investor khususnya investor yang menginvestasikan dananya pada perusahaan pertambangan minyak dan gas di BEJ yang terkait langsung dengan kasus PT. Lapindo tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan antara rata-rata return abnormal return (AR) trading volume activity (TVA) saham sebelum dan sesudah bencana lumpur panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo dan manakah diantara return abnormal return (AR) trading volume activity (TVA) yang paling signifikan perbedaannya sebelum dan sesudah bencana lumpur panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo. Populasi dan sample yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan pertambangan minyak dan gas yang ada di BEJ yaitu berjumlah 3 perusahaan. Periode pengamatan yaitu adalah 60 hari yang terdiri dari 30 hari sebelum peristiwa dan 30 hari setelah peristiwa. Data yang digunakan adalah data data sekunder mengenai indeks harga saham gabungan (IHSG) harga saham jumlah saham yang beredar volume saham yang ditransaksikan perusahaan sample mulai tanggal 21 April 2006 s/d 10 Juli 2006. Data varibel dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik pengujian statistik non parametik uji t atau uji berpasangan Paired Two Sample for Mean . Uji t dilakukan jika dilakukan analisis dua sample yang berpasangan apakah mempunyai rata-rata secara nyata berbeda atau tidak. Dalam penelitian ini uji t digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata return abnormal return (AR) trading volume activity (TVA) saham antara dua periode yaitu 30 hari sebelum peristiwa (pre-event) dan 30 hari sesudah peristiwa (post-event). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo tidak menyebabkan adanya perbedaan yang signifikan return abnormal return (AR) dan trading volume activity (TVA) sebelum dan sesudah Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo sedangkan diantara return abnormal return (AR) trading volume activity (TVA) yang paling mendekati signifikan perbedaannya adalah trading volume activity (TVA). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada return abnormal return dan trading volume activity (TVA) saham disebabkan para investor tidak melakukan reaksi yang berlebihan pada periode sesudah peristiwa berlangsung. Informasi tersebut tidak menjadi informasi yang relevan bagi para pelaku pasar untuk mempengaruhi para investor dalam menanamkan investasinya di pasar modal. Adapun saran yang dapat dikemukakan sehubungan dengan hasil penelitian ini adalah (1)Bagi Emitem diharapkan agar lebih terbuka kepada para investor atas keseluruhan informasi mengenai kondisi perusahaan baik informasi yang merupakan good news maupun bad news. (2)Bagi invetor diharapkan agar lebih memperhatikan peristiwa yang berada diluar sektor non ekonomi seperti Bencana Lumpur Panas PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo sebab banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pasar modal juga ikut bereaksi ketika peristiwa non ekonomi berlangsung. Juga para pelaku pasar dituntut untuk berhati-hati menimbang relevansi antara peristiwa dengan pergerakan harga saham di bursa. (3)Bagi Peneliti Selanjutnya disarankan untuk memperbanyak sampel dan rentangan waktu penelitian agar secara mudah dapat diketahui kemungkinan perbedaan pasar modal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: library UM
Date Deposited: 16 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/30040

Actions (login required)

View Item View Item