Dhuriatul Aliyah (2009) Pengaruh pemberdayaan dan motivasi terhadap kinerja melalui kepuasan kerja dan komitmen organisasional : studi pada tenaga penjualan sepeda motor Suzuki di Blitar / oleh Dhuriatul Aliyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Sumber daya manusia adalah aset organisasi yang penting dan membuat sumber daya organisasi lainnya bekerja. Sumber daya manusia penting karena mempengaruhi efisiensi dan efektifitas organisasi. Kepuasan kerja pada dasaranya merupakan suatu tanggapan efektif yang bersifat positif atau menyenangkan sebagai tanggapan atau umpan balik (feed back) pekerja terhadap tugas dan lingkungan kerja tertentu. Kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap komitmen organisasional. Faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja pada dasarnya secara praktis dibedakan menjadi dua kelompok yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Selain itu persaingan global dan otomatisasi telah menggeser kunci sukses yaitu bahwa kesuksesan tidak hanya dicapai dengan bekerja keras tapi juga bekerja dengan tangkas (smart working). Oleh sebab itu perusahaan berusaha untuk memberdayakan karyawan dengan memberi kebebasan untuk memilih strategi yang ditempuh dan mengambil keputusan dalam hal untuk meningkatkan volume penjualan mereka. Bagi dealer sepeda motor Suzuki mengingat banyaknya kompetitor yang juga ingin memenangkan persaingan dalam hal penjualan sepeda motor menyadari bahwa tenaga penjualan yang handal dan mampu bersaing dengan ketat sangat dibutuhkan. Oleh karena itu dealer-dealer selalu memberikan motivasi kepada para tenaga penjualannya untuk meningkatkan kinerja mereka yang ditunjukkan dengan peningkatan volume penjualan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh tenaga penjualan sepeda motor Suzuki di Blitar yang berjumlah 63 orang. Selanjutnya dengan menggunakan rumus Daniel Terrel dihasilkan jumlah sampel 50 responden. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh positif yang signifikan antara variabel bebas yaitu pemberdayaan (X1) motivasi (X2) variabel interfening kepuasan kerja (Z1) dan komitmen organisasional (Z2) terhadap variabel terikat yaitu kinerja (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh langsung pemberdayaan terhadap kepuasan kerja sebesar 0 512 berpengaruh langsung terhadap komitmen organisasional sebesar 0 547 dan pengaruh tidak langsung melalui kepuasan kerja sebesar 0 363 sehungga pengaruh total sebesar 0 820. Sedangkan pengaruh pemberdayaan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja dan komitmen organisasional sebesar 0 761. Pengaruh secara langsung motivasi terhadap kepuasan kerja sebesar 0 258 terhadap komitmen organisasional sebesar 0 321 dan pengaruh secara tidak langsung terhadap komitmen organisasional melalui kepuasan kerja sebesar 0 504. Sedangkan pengaru mitivasi terhadap kinerja secara tidak langsung melalui kepuasan kerja dan komitmen organisasional sebesar 0 458. Pengaruh secara langsung kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional sebesar 0 710 dan terhadap kinerja sebesar 0 147 sehingga pengaruh total kepuasan kerja terhadap kinerja sebesar 0 838. Saran yang dapat peneliti sampaikan dri penelitian ibni adalah sebagai berikut (1) Pimpinan dealer sepeda motor Suzuki di Blitar sebaiknya selalu berupaya meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasional tenaga penjualannya. Kepuasan kerja dan komitmen organisasional terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tenaga penjualan. Sehingga perlu ditempuh cara-cara yang harus ditempuh untuk dapat terus meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasional tenaga penjualan. Cara-cara tersebut antara lain adalah dengan meningkatkan tingkat pemberdayaan dan motivasi tenaga penjualan. Karena terbukti pemberdayaan dan motivasi memiliki pengaruh positif yang signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional. (2) Sebaiknya pimpinan dealer Suzuki di Blitar tetap memberikan otonomi yang tinggi kepada tenaga penjualannya untuk mengambil keputusan dalam hal peningkatan kinerja penjualannya dan selalu memberikan motivasi terhadap tenaga penjualan dalam melaksanakan pekerjaannya. Karena dari hasil penelitian ini terbukti pemberdayaan dan motivasi secara tidak langsung mempengaruhi kinerja melalui kepuasan kerja dan komitmen organisasional. (3) Peneliti di masa mendatang yang menggunakan variabel sama dengan penelitian ini sebaiknya tidak menggunakan item 27 dan 32 pertanyaan untuk variabel kinerja karena dianggap kurang relevan dengan item 1 dan 4 pertanyaan untuk variabel pemberdayaan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 13 Jan 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/29986 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
