Optimasi waktu fermentasi spontan pembuatan ekoenzim dari limbah kulit kopi dan kulit pepaya dengan sumber karbon molase / Zahrina Aufiya Kamila - Repositori Universitas Negeri Malang

Optimasi waktu fermentasi spontan pembuatan ekoenzim dari limbah kulit kopi dan kulit pepaya dengan sumber karbon molase / Zahrina Aufiya Kamila

Kamila, Zahrina Aufiya Kamila (2023) Optimasi waktu fermentasi spontan pembuatan ekoenzim dari limbah kulit kopi dan kulit pepaya dengan sumber karbon molase / Zahrina Aufiya Kamila. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Tingginya produktivitas pengolahan kopi di Indonesia menimbulkan permasalahan banyaknya jumlah limbah kulit kopi yang sejauh ini dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau diolah menjadi pupuk kompos. Akan tetapi kulit kopi mengandung zat antinutrisi yang dapat mengganggu proses pencernaan ternak sedangkan pembuatan pupuk kompos memerlukan lahan luas dan alat dengan spesifikasi tertentu. Salah satu metode sederhana pemanfaatan limbah organik adalah melalui pembuatan ekoenzim yaitu larutan kompleks hasil fermentasi limbah organik gula dan air. Limbah organik mengandung makronutrien karbohidrat protein lipid dan serat yang dapat dimanfaatkan mikroba endofit dalam limbah sebagai nutrisi untuk tumbuh dan menghasilkan berbagai senyawa enzim serta metabolit sekunder yang memiliki aktivitas desinfeksi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi waktu fermentasi spontan pembuatan ekoenzim dari limbah kulit kopi dan kulit pepaya dengan sumber karbon molase sebagai alternatif metode pemanfaatan limbah organik. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen melalui delapan tahap yaitu (1) fermentasi ekoenzim dengan perbandingan komposisi kulit buah molase dan air sebesar 3 1 10 selama 2 3 dan 4 bulan (2) karakterisasi warna dan aroma (3) pengukuran pH (4) identifikasi fitokimia (alkaloid flavonoid tanin saponin) (5) uji total fenol (6) uji aktivitas enzim (protease amilase lipase) (7) uji antibakteri ekoenzim dan (8) analisis data. Fermentasi ekoenzim menghasilkan larutan berwarna cokelat kehitaman dengan aroma dan pH asam. Sampel bulan ke-2 menunjukkan nilai pH yang paling rendah yaitu 3 92 plusmn 0 02. Identifikasi kandungan fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap senyawa tanin dan saponin pada semua sampel sementara jumlah total fenol tertinggi ditunjukkan oleh sampel bulan ke-2 yaitu sebesar 1698 94 plusmn 65 77 ppm. Semua sampel juga menunjukkan hasil positif terhadap uji hidrolisis protein yang berarti mengandung sejumlah protease. Pada uji aktivitas antibakteri zona hambat terbesar ditemukan pada sampel bulan ke-2 yaitu sebesar 14 43 plusmn 2 71 mm terhadap E. coli dan sebesar 15 33 plusmn 0 58 mm terhadap S. aureus. Jadi waktu fermentasi optimal pembuatan ekoenzim dari limbah kulit kopi dan kulit pepaya dengan sumber karbon molase adalah selama 2 bulan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Bioteknologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 07 Aug 2023 04:29
Last Modified: 09 Sep 2023 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/292441

Actions (login required)

View Item View Item