M. Arif Widi Hartono (2008) Analisis penyesuaian laporan keuangan tahun periode 2005 dan 2006 Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Warga Pendidikan dan Kebudayaan (WARPEKA) Gresik berdasarkan PSAK No. 27 tahun 2004 / M. Arif Widi Hartono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Koperasi merupakan kumpulan modal yang bertujuan menyejahterakan anggotanya. Laporan keuangan koperasi merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Koperasi sebagai badan usaha tidak terlepas dari pengenaan pajak oleh pemerintah. Dasar pengenaan pajak pada koperasi yaitu pada Sisa Hasil Usaha (SHU). Penafsiran atas hasil analisis laporan keuangan suatu perusahaan akan tergantung pada kedudukan dan kepentingan masing-masing pihak terhadap perusahaan yang bersangkutan. Untuk mempermudah menghasilkan laporan keuangan laporan keuangan tersebut harus berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27 tahun 2004 agar pemakai laporan dapat mengambil keputusan berdasarkan laporan tersebut untuk tujuannya masing-masing. Metode yang digunakan dalam pemecahan masalah ini adalah menganalisis perbandingan laporan keuangan yaitu sebagai berikut 1.identifikasi ketidaksesuaian pos-pos di laporan keuangan koperasi individu neraca menggunakan pedoman PSAK No.27 dalam menganalisis penyusunan laporan keuangan koperasi 2.mengoreksi dan menyajikan laporan keuangan yang telah disesuaikan sebagaimana pedoman di PSAK No.27. Hasil dari analisis menunjukkan adanya pengakuan pendapatan dari SHU PKP-RI yang dilaporkan pada laporan laba rugi keseluruhan tahun 2005 dan 2006 menimbulkan double tax. Selain itu ada penghapusan pendapatan unit toko dan unit sepeda motor pada laporan laba rugi keseluruhan tahun 2005 dan 2006 sehingga mengurangi laba bersih sebelum pajak. Pada kas opname (pemeriksaan kas) tidak sama dengan nilai saji kas pada neraca. Penempatan pos saldo kas yang salah pada laporan laba rugi toko mempengaruhi nilai dari laba rugi toko tersebut. Saran yang dapat diberikan adalah mengkoreksi laporan laba rugi tersebut berdasarkan PSAK No.27 tahun 2004 dengan membuat jurnal penyesuaian yang diperlukan. Seharusnya pengakuan pendapatan dari SHU PKP-RI pada laporan laba rugi keseluruhan tahun 2005 dan 2006 tidak perlu dilaporkan karena merupakan pendapatan final(telah dipotong pajak sebelumnya). Untuk pendapatan unit toko dan unit sepeda motor pada laporan laba rugi keseluruhan tahun 2005 dan 2006 perlu dicantumkan karena merupakan pendapatan KPRI Warpeka walaupun bukan dari kegiatan operasional. Nilai kas pada neraca tidak sama dengan kas opname (pemeriksaan kas) untuk itu nilai kas pada neraca perlu disesuaikan dengan kas opname. Penempatan pos saldo kas yang salah pada laporan laba rugi toko mempengaruhi nilai dari laba rugi toko tersebut sehingga perlu dihapuskannya pos saldo kas dari laporan laba rugi toko tersebut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Akuntansi (AKU) > D3 Akuntansi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 25 Feb 2008 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2008 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/272236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
