Halimah, Milda Nur (2021) Pengaruh permainan tradisional egrang batok dan lari estafet terhadap kemampuan fisik motorik kasar anak di taman kanak-kanak / MILDA NUR HALIMAH. Masters thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Aspek perkembangan fisik motorik penting dikembangkan sejak usia dini. perkembangan motorik diartikan sebagai perkembangan dari unsur kematangan pengendalian gerak tubuh dari otak sebagai pusat gerak ke seluruh tubuh. Salah satu aspek fisik motorik yang perlu dikembangkan adalah motorik kasar anak yang meliputi kekuatan ketahanan kecepatan dan keseimbangan pada tubuh anak. Salah satu cara mengembangkannya dengan permainan yang melibatkan anggota gerak Selama ini pembelajaran di taman kanak-kanak yang meliputi aspek fisik motorik kasar anak cenderung dilakukan dengan media permainan modern sedangkan permainan tradisional cenderung di abaikan. Hal ini banyak permainan tradisional yang dapat dijadikan sebagai media guna mengembangkan fisik motorik kasar anak. Permainan tradisional bersifat ekonomis dibandingkan permainan modern hal ini dikarenakan permainan tradisional cenderung dapat dibuat sendiri. Penelitian ini menggunakan permainan tradisional egrang batok dan lari estafet sebagai variabel yang bertuijuan untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara permainan tradisional egrang batok dan lari estafet dengan perkembangan fisik motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan quasy eksperiment. Metode eksperimen digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh dari permainan tradisional egrang batok dan lari estafet terhadap kemampuan fisik motorik kasar anak baik secara parsial ataupun simultan sedangkan pretest-posttest control group design digunakan untuk menguji efek dari pemberian treatment yang berupa permainan tradisional egrang batok dan lari estafet terhadap kemampuan fisik motorik kasar pada anak. Hasil validasi poin permaianan tradisional egrang batok dan lari estafet dinyatakan valid setelah melalui uji validitas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak taman kanak-kanak yang ada di gugus III kecamatan kepanjen dengan sampel 60 anak usia 5-6 5 tahun. Data penelitian berupa kemampuan fisik motorik kasar anak yang diukur menggunakan instrument tes yang meliputi (1) tes berdiri satu kaki (2) tes berjalan dengan beban di kepala (buku) (3) tes melompat dengan satu kaki (4) tes menirukan gerak sederhana (5) melakukan permainan sesuai aturan . Hasil validasi kelima instrumen tersebut juga dinyatakan valid setelah melalui uji validitas. Dan berdasar hasil uji coba instrumen di peroleh reliabilitas soal-soal tes di atas sebesar 0.858. data tersebut di dapat dengan menggunakan metode Alpha Cronbach. Berdasar hasil dari uji t dari egrang batok di peroleh 4 458. dan nilai t.lari estafet sebesar 3 263 yang keduanya memiliki nilai lebih besar dari t table yaitu 1 672 dengan demikian dapat di katakan adanya pengaruh dari masing masing egrang batok dan lari estafet terhadap kemampuan fisik motorik kasar anak. Juga terdapat pengaruh bersama sama antara egrang batok dan lari estafet terhadap kemampuan fisik motorik kasar anak hal ini di tunjukan dengan hasil uji f yang bernilai 0 814 dimana f gt 0 05. Hasil penelitian menunjukan bahwa permainan tradisional egrang batok dan lari estafet dapat merangsang perkembangan kemampuan fisik motorik kasar pada anak dalam aspek kekuatan ketahan kecepatan dan keseimbangan pada tubuh anak. Dengan permainan egrang batok anak dituntut untuk meletakan kaki di atas tempurung kelapa dengan tangan memegang tali yang di ikat dengan tempurung kelapa hal ini akan melatih koordinasi tangan dan kaki dari serta anak harus dapat berjalan selama berada di atas tempurung kelapa hal ini juga akan melatih keseimbangan anak.melalui permainan egrang bathok juga digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan anak dengan permainan tradisional lokal serta di harap anak anak dimasa depan dapat mengenalkannya pada generasi penerusnya. Berbeda dengan permainan tradisional egrang batok lari estafet tidak membutuhkan alat yang rumit untuk memainkanya karena hanya dengan sebuah benda permainan ini dapat dilakukan. Dalam permainan ini aspek yang di tingkatkan adalah ketangkasan dan kelincahan. Karena dalam permainan ini anak di tuntu untuk dapatt berlari dengan cepat untuk memberikan sebuah benda kepada pelari berikutnya sedangkan untuk pelariberikutnya dituntut memiliki ketangkasan untuk menyambut benda dari pelari sebelumnya serta dengan lincah bersiap untuk berlari menuju pelari berikutnya dan seterusnya. Saran bagi kepala sekolah yaitu sebaiknya melaksanakan program yang berkaitan dengan kegiatan jasmani. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan memberikan berbagai permainan bagi anak untuk mengembangkan fisik motorik kasar anak seperti egrang batok dan lari estafet. Permainan ini dapat ditambahkan dalam kurikulum sehingga dijadikan bahan pembelajaran untuk anak di sekolah. Saran bagi guru sebaiknya melakukan kegiatan-kegiatan jasmani seperti permainan egrang batok dan lari estafet untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik kasar anak. Bagi peneliti lain sebaiknya melakukan studi yang terfokus pada permainan tradisional lain dalam mengembangkan kemampuan fisik motorik anak.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah (KSDP) > S2 Pendidikan Anak Usia Dini |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 30 Dec 2021 04:29 |
| Last Modified: | 31 Jul 2023 00:54 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/271732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
