Harliawati, Irma (2009) Pengaruh serbuk kayu manis (Cinnamomum burmanii) terhadap mortalitas cacing Ascaridia galii secara in vitro / Irma Harliawati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Harliawati Irma. 2008. Pengaruh Serbuk Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) terhadap Mortalitas Cacing Ascaridia galli secara In Vitro. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Susilowati M.S (II) Sofia Ery Rahayu S.Pd M.Si Kata kunci mortalitas Cacing Ascaridia galli serbuk kayu manis (Cinnamomum burmanii) Askaridiasis adalah penyakit yang salah satunya disebabkan oleh cacing Ascaridia galli yang menyerang usus halus bagian tengah ayam. Sejauh ini upaya penanggulangan terhadap infeksi cacing ini dilakukan dengan menggunakan obat cacing secara tradisional misalnya tanaman kayu manis. Kayu manis memiliki berbagai manfaat salah satunya sebagai obat cacing tradisional karena diduga mampu membunuh cacing Ascaridia galli. Terdapat beberapa kandungan kimia pada kayu manis seperti saponin eugenol dan tanin. Adapun penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh serbuk kayu manis (Cinnamomum burmanii) terhadap mortalitas cacing Ascaridia galli secara in vitro (2) untuk mengetahui konsentrasi serbuk kayu manis yang paling efektif menyebabkan mortalitas cacing Ascaridia galli. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 ulangan dan 6 perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ruang 312 dan 314 FMIPA UM pada bulan April-Juli 2008. Variabel bebas pada penelitian ini adalah konsentrasi serbuk kayu manis dengan variabel terikatnya adalah persentase mortalitas cacing Ascaridia galli. Sedangkan untuk variabel kontrolnya adalah ukuran tubuh cacing dan suhu lingkungan ketika perlakuan. Konsentrasi serbuk kayu manis yang digunakan adalah 1% 2% 3% 4% dan 5%. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh cacing Ascaridia galli dewasa berukuran 5-8 cm yang terdapat pada usus ayam kampung sedangkan sampelnya adalah 252 ekor cacing Ascaridia galli dewasa dengan ukuran 5-8 cm. Data dianalisis dengan ANAVA Tunggal untuk mengetahui pengaruh serbuk kayu manis terhadap mortalitas cacing dan kemudian dilanjutkan dengan uji BNT untuk mengetahui konsentrasi yang efektif membunuh cacing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh serbuk kayu manis terhadap mortalitas cacing A. galli dengan Fhitung (18 33) lebih besar dibanding Ftabel (2 53). Konsentrasi serbuk kayu manis yang paling efektif menyebabkan mortalitas cacing A. galli adalah konsentrasi 5%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Oct 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/27119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
