Kontaminasi tanah permukaan pemukiman kumuh oleh "Soil Transmitted Helminth" di daerah Plampitan sekitar Bantaran sungai Kali Mas Surabaya / Ammei Rahmita Hady - Repositori Universitas Negeri Malang

Kontaminasi tanah permukaan pemukiman kumuh oleh "Soil Transmitted Helminth" di daerah Plampitan sekitar Bantaran sungai Kali Mas Surabaya / Ammei Rahmita Hady

Hady, Ammei Rahmita (2012) Kontaminasi tanah permukaan pemukiman kumuh oleh "Soil Transmitted Helminth" di daerah Plampitan sekitar Bantaran sungai Kali Mas Surabaya / Ammei Rahmita Hady. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci Kontaminasi tanah Soil Transmitted Helminth Pemukiman kumuh Kali Mas Surabaya Saat ini penyakit akibat cacing (Helminthiasis) banyak tersebar di seluruh dunia terutama akibat Nematoda usus. Infeksi Soil Transmitted Helminth terdapat luas di seluruh Indonesia yang beriklim tropis terutama di pedesaan daerah kumuh dan daerah yang padat penduduknya seperti di daerah pemukiman kumuh di bantaran Sungai Kali Mas Surabaya. Berdasarkan penelitian Fusfitasari (2009) dari 30 sampel tinja pencari cacing di Sungai Kali Mas Surabaya 17 orang positif terinfeksi cacing tambang atau sekitar 56 6% sehingga ada kemungkinan ditemukan jenis nematoda parasit yang lain seperti Ascaris lumbricoides Trichuris trichiura cacing tambang (N. americanus atau A. duodenale) dan Enterobius vermicularis yang bisa ditemukan terutama yang berada di tanah. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan pertama untuk mengetahui keberadaan kontaminan Soil Transmitted Helminth pada tanah permukaan pemukiman kumuh penduduk di Plampitan sekitar bantaran Sungai Kali Mas Surabaya. Kedua untuk mengetahui prevalensi Soil Transmitted Helminth pada tanah permukaan permukinan kumuh penduduk di Plampitan sekitar bantaran Sungai Kali Mas Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif eksploratif (Pratiknya 1986). Jenis telur cacing yang didapat dianalisis secara deskriptif sedangkan untuk derajat endemiknya dilakukan penghitungan prevalensi telur. Data yang diperoleh berupa data keberadaan telur cacing nematoda parasit dan prevalensinya. Metode yang dipakai adalah Metode Suzuki (1977) dalam Hadidjaja (1990) yaitu metode untuk mencari telur cacing yang berada di tanah. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh dua kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama tanah permukaan pemukiman kumuh daerah Plampitan sekitar bantaran Kali Mas Surabaya telah tercemar Soil Transmitted Helminth dengan ditemukannya telur cacing Ascaris lumbricoides Trichuris trichiura Necator americanus dan Enterobius vermicularis. Kedua prevalensi kedapatan telur cacing Soil Transmitted Helminth yang ditemukan yaitu Ascaris lumbricoides sebesar 67 3%. Prevalensi Ascaris lumbricoides merupakan yang tertinggi dibandingkan yang lain dalam penelitian ini. Lalu Necator americanus sebesar 15 9% Trichuris trichiura sebesar 13 3% dan Enterobius vermicularis sebesar 3 50%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 29 Oct 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26462

Actions (login required)

View Item View Item