Laila, Aisyatur Rizki (2021) Pertumbuhan permukiman terencana dan segregasi permukiman di Kota Batu / Aisyatur Rizki Laila. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat menjadikan kebutuhan permukiman perkotaan juga semakin meningkat. Hal tersebut menjadi peluang bagi para pengembang untuk membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan permukiman yang layak huni sehingga banyak para pengembang yang melakukan pembangunan permukiman terencana. Secara tidak langsung pembangunan terencana yang tidak terintegrasi dengan perkampungan dapat menimbulkan kesenjangan dan dapat membatasi interaksi antara penduduk asli dan pendatang. Hal tersebut dapat menimbulkan adanya konflik sosial antar masyarakat. Seperti yang pernah terjadi di Kota Tangerang Selatan dimana terjadi konflik konfrontatif antara warga di permukiman terencana dan perkampungan. Konflik tersebut berupa penutupan jalan oleh warga perkampungan yang menghubungkan permukiman terencana dengan perkampungan. Fenomena tersebut biasa disebut dengan segregasi permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pertumbuhan permukiman terencana di Kota Batu selama kurun waktu sepuluh tahun (2010 ndash 2020) 2) Keterkaitan pertumbuhan permukiman terencana dengan segregasi permukiman di Kota Batu. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Batu dan Kecamatan Junrejo Kota Batu. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga bulan September 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode analisis trend analisis overlay menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) serta analisis deskriptif yang dilakukan untuk mengetahui kondisi segregasi permukiman terencana di Kota Batu. Penyajian data dalam penelitian ini berupa peta pertumbuhan permukiman terencana dari hasil analisis overlay grafik trend pertumbuhan permukiman terencana dari hasil analisis trend dan sketsa segregasi permukiman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa permukiman terencana di Kota Batu mengalami peningkatan yang cukup pesat. Berdasarkan analisis trend menunjukkan garis trend positif dimana pertumbuhan tersebut mempunyai kecenderungan naik. Pada tahun 2010 luas permukiman terencana di Kota Batu sebesar 35 71 Ha dan pada tahun 2020 meningkat menjadi 104 70 Ha. Sebagian besar permukiman terencana di Kota Batu mengokupasi lahan pertanian dan beberapa lahan terbuka atau tegalan. Secara spasial permukiman terencana di Kota Batu memiliki batasan fisik yang terlihat jelas dengan perkampungan di sekitarnya. Akan tetapi dari segi sosial sebagian penduduk permukiman terencana saling berinteraksi dengan penduduk di perkampungan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S1 Geografi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 20 Jun 2021 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2021 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/262689 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
