Struktur komunitas arthropoda pada kanopi tanaman teh (Camellia sinensis L.) di kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang / Nur Chosin - Repositori Universitas Negeri Malang

Struktur komunitas arthropoda pada kanopi tanaman teh (Camellia sinensis L.) di kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang / Nur Chosin

Chosin, Nur (2009) Struktur komunitas arthropoda pada kanopi tanaman teh (Camellia sinensis L.) di kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang / Nur Chosin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Chosin Nur. 2007. Struktur Komunitas Arthropoda pada Kanopi Tanaman Teh di Kebun Teh Wonosari Singosari Malang. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Fatchur Rohman M.Si (II) Drs. H. Fathurrachman M.Si. Kata-kata Kunci struktur komunitas Arthropoda tanaman teh. Arthropoda memiliki peranan penting dalam agroekosistem kebun teh peranan penting tersebut antara lain sebagai pengendali keseimbagan ekosistem sehingga keberadaannya harus tetap terjamin. Untuk itu perlu kajian tentang struktur komunitas Arthropoda meliputi komposisi kepadatan populasi dan keanekaragaman spesies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi kepadatan populasi dan keanekaragaman spesies mengetahui perbedaan keanekaragaman spesies Arthropoda di lahan datar dan lereng pada klon Assamica dan TRI 2025 mengetahui dominansi Artropoda pada lahan datar dan lereng klon Assamica dan TRI 2025 dan mengetahui faktor abiotik yang sangat menentukan keanekaragaman spesies Arthropoda di lahan datar dan lereng pada klon Assamica dan TRI 2025. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif eksploratif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Desember 2006-Mei 2007di kebun teh Wonosari Kabupaten Malang. Penetuan lokasi pengambilan sampel berdasarkan jenis klon dan daerah (datar dan lereng). Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan jaring ayun sebanyak 10 kali ayunan di daerah datar dan lereng pada klon Assamica dan TRI 2025. Faktor abiotik yang diukur meliputi kecepatan angin kelembaban udara suhu udara kandungan air tanah curah hujan dan penyinaran. Nilai keanekaragaman spesies Arthropoda ditentukan berdasarkan indeks keanekaragaman spesies Shanon Wiener dan untuk membandingkan keanekaragaman antar tempat dilakukan Uji t (0 05). Dominansi spesies Arthropoda dianalisis berdasarkan indeks dominansi (Di). Faktor abiotik yang menentukan terhadap keanekaragaman Arthropoda dilakukan analisis regresi ganda bertahap (step wise multiple regression) dengan program SPSS. Komposisi Arthropoda di kebun teh Wonosari Kabupaten Malang terdiri atas 68 Spesies yang termasuk 53 Famili dan 12 Ordo. Kepadatan populasi hewan Arthropoda di kebun teh Wonosari secara mewaktu berkisar antara 34-131 ind/kanopi. Keanekaragaman spesies (H ) Arthropoda di kebun teh Wonosari termasuk rendah sampai dengan sedang dengan nilai Indeks Keanekaragaman spesies (H ) berkisar antara 0 726-2 856. Berdasarkan Uji t (0 05) terdapat perbedaan yang signifikan antara keanekaragaman spesies Arthropoda pada klon Assamica (datar dan lereng) pada bulan Desember 2006 dan bulan Februari 2007. Sedangkan untuk klon TRI 2025 terdapat perbedaan keanekaragaman spesies yang signifikan antara TRI 2025 datar dan TRI 2025 lereng selama periode penelitian (Desember 2006-Mei 2007). Secara umum spesies Arthropoda yang mendominasi kebun teh adalah Aleyrodes sp. Empoasca sp. Peronyma sp. Orosius sp. dan Oxyopes sp.. Hasil uji statistik dengan regresi ganda bertahap terhadap faktor abiotik menunjukkan bahwa untuk klon Assamica datar faktor ii abiotik yang sangat menentukan terhadap keanekaragaman spesies Arthropoda adalah curah hujan (r2 33 70 %) dan kecepatan angin (r2 20 60 %). Faktor abiotik yang sangat menentukan pada klon Assamica lereng adalah penyinaran (r2 51 01 %) dan suhu udara (r2 2 29 %). Klon TRI 2025 datar faktor abiotik yang sangat menentukan adalah kecepatan angin (r2 13 10 %) dan kandungan air tanah (r2 27 30 %) sedangkan klon TRI 2025 lereng faktor abiotik yang sangat menentukan adalah penyinaran (r2 13 10 %) dan curah hujan (r2 27 30 %).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 25 Mar 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26115

Actions (login required)

View Item View Item