Hafidz, Nasrulloh (2009) Studi perbandingan struktur anatomi organ vegetatif lima varietas kenaf (Hibiscus cannabinus L.) / Nasrulloh Hafidz. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Hafidz Nasrulloh. 2009. Studi Perbandingan Struktur Anatomi Organ Vegetatif Lima Varietas Hibiscus cannabinus L. Skripsi. Progam Studi Biologi. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Kartini A.M. M.S. Apt (II) Ir. Sri Hadiyani M.S. Kata kunci H. cannabinus struktur anatomi organ vegetatif Kenaf (H. cannabinus) mempunyai peranan yang cukup penting bagi perekonomian Indonesia baik sebagai bahan pengemas hasil pertanian terutama gula dan beras maupun untuk meningkatkan pendapatan petani. Bahan baku serat karung goni di Indonesia berasal dari H. cannabinus. H. cannabinus memiliki lebih dari 40 varietas di Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat (Balittas). Masing-masing varietas memiliki perbedaan susunan genetik baik secara fenotipe maupun fisiologi. Perbedaan masing-masing varietas dapat diketahui melalui struktur anatominya di samping struktur morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan struktur anatomi organ vegetatif akar batang dan daun dari lima varietas H. cannabinus KR 11 HC 48 HC G4 DS/002H dan 85-9-SSH. Penelitian dilakukan di laboratorium Jurusan Biologi UM. Pengambilan sampel lima varietas H. cannabinus dari Kebun Percobaan (Balittas) Balai Penelitian Tanaman Serat dan Tembakau Karang Ploso-Malang pada bulan Maret 2008-Desember 2008. Jenis penelitian eksploratif ex post facto tentang perbandingan penyusun organ dari akar batang dan daun kelima varietas H. cannabinus. Data yang berupa foto anatomi akar batang dan daun H. cannabinus di analisis secara deskriptif. Hasil pengukuran jaringan berupa ketebalan periderm epidermis kolenkima parenkima sklerenkima berkas pembuluh indeks stomata dan jumlah kristal kalsium oksalat serta tebal daun dianalisis menggunakan Analisis Varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan struktur anatomi akar batang dan daun dari lima varietas H. cannabinus. Perbedaan terjadi pada ketebalan jaringan penyusunnya. Varietas HC G4 menunjukkan ketebalan jaringan kolenkima abaksial kambium epidermis adaksial yang paling tebal diantara varietas HC 48 KR11 DS/002H dan 85-9-SSH pada tulang daun. Varietas DS/002H memiliki diameter akar terlebar dan memiliki empulur serta kristal kalsium bentuk drus yang lebih banyak. Varietas HC 48 merupakan varietas yang memiliki ketebalan sklerenkima batang dan tangkai daun yang lebih tipis. Varietas KR 11 memiliki lamina daun yang lebih tebal. Varietas 85-9-SSH memiliki sklerenkima floem dan kambium batang yang lebih tebal. Struktur sklerenkima dapat dibedakan menjadi tiga berdasarkan penyerapan warna biru metilen (1) penyerapan sempurna yaitu penyerapan warna biru metilen secara penuh oleh protoplasma dinding primer dinding sekunder dan lamela tengah (2) penyerapan kurang sempurna yaitu penyerapan warna biru metilen oleh protoplasma dinding primer lamela tengah dan sebagian dinding sekunder dan (3) penyerapan tidak sempurna yaitu penyerapan warna biru metilen hanya oleh protoplasma. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui ketebalan kulit batang struktur anatomi umur tanaman yang akan dipanen fungsi kristal kalsium oksalat dan trikomata dalam perkembangan tanaman H. cannabinus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Apr 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/26113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
