Pengaruh infus daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C / Elzza Armellariea - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh infus daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C / Elzza Armellariea

Elzza Armellariea (2009) Pengaruh infus daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C / Elzza Armellariea. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan flora melimpah yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat salah satunya adalah tanaman tapak liman (Elephantopus scaber L.) karena di dalam daun tapak liman tersebut mengandung senyawa stigmasterol yang dapat memacu gairah seksual. Stigmasterol merupakan senyawa pembentuk hormon steroid (progesteron) melalui jalur biosintetis hormon steroid progesteron mengalami konversi menjadi testosteron. Pada hewan jantan hormon ini diketahui berpengaruh terhadap spermatogenesis. Sehingga dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui apakah infus daun tapak liman berpengaruh terhadap spermatogenesis mencit (Mus musculus) galur Balb C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh infus daun tapak liman terhadap spermatogenesis mencit galur Balb C. Spermatogenesis dalam penelitian ini meliputi tebal epitel germinal jumlah spermatogonium jumlah spermatosit primer dan jumlah spermatid. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Hewan coba yang digunakan berupa mencit (Mus musculus) jantan galur Balb C umur 8 10 minggu dengan berat badan 23 - 25 gram. Pemberian infus daun tapak liman dilakukan secara gavage selama 36 hari berturut-turut. Infus daun tapak liman yang diperlakukan meliputi konsentrasi 0% 73% 75% 77% dan 79% sebanyak 0 5 ml. Pada hari ke-37 mencit dibunuh secara dislokasi leher dan diambil testisnya untuk dibersihkan dalam NaCl 0 9%. Setelah itu testis ditimbang dan dimasukkan dalam larutan Bouin selama 1X24 jam untuk selanjutnya dibuat sediaan histologi testis dengan metode parafin. Sediaan histologi testis diiris menggunakan mikrotom dengan ketebalan 12 956 m sehingga terbentuk sebuah preparat irisan testis. Setelah itu preparat diwarnai dengan pewarnaan Haematoxylin Eosin kemudian diamati di bawah mikroskop. Untuk penghitungan tebal epitel germinal menggunakan perbesaran 10X10 sedangkan untuk penghitungan jumlah spermatogonium jumlah spermatosit primer dan jumlah spermatid menggunakan perbesaran 10X40. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANAVA) tunggal. Berdasarkan data yang diperoleh didapatkan bahwa tidak ada pengaruh infus daun tapak terhadap spermatogenesis mencit galur Balb C tetapi terdapat kecenderungan penurunan sel germa sejalan dengan meningkatnya konsentrasi infus daun tapak liman yang diberikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 09 Jun 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26042

Actions (login required)

View Item View Item