Atmaja, Rohmat Priya (2010) Pengembangan modul biologi berbasis sains teknologi masyarakat (STM) untuk SMA/MA kelas XI pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan / Rohmat Priya Atmaja. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Pembimbing (I) Dr. Endang Kartini A. M. Dra. M. S. Apt. (II) Dr. Titik Sundari M. P. Kata Kunci Naungan Indeks stomata Kedelai Naungan dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima olah tanaman. Intensitas cahaya yang berkurang berpengaruh terhadap hasil fotosintesis dan morfogenesis. Salah satu contoh bentuk morfogenesis yang dipengaruhi oleh intensitas cahaya adalah stomata. Intensitas cahaya yang berkurang tidak hanya mengurangi jumlah stomata tetapi juga sel epidermis. Indeks stomata menyatakan persentase jumlah stomata dari jumlah total sel epidermis bersama dengan stomata. Indeks stomata memberikan informasi tentang kerapatan stomata. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan varietas-genotipe dan interaksi antara naungan dengan varietas-genotipe terhadap indeks stomata permukaan abaksial daun. Informasi kerapatan stomata dapat digunakan untuk menentukan laju fotosintesis transpirasi serta peluang masuknya patogen ke dalam jaringan. Penelitian dilakukan di empat tingkat naungan 0% 25% 50% dan 75% dengan menggunakan empat vaietas (Pangrango Tanggamus Wilis Lokon) dan satu genotip (IAC-100). Penelitian dilakukan dengan menghitung indeks stomata permukaan abaksial daun. Data perubahan bentuk sel epidermis dan stomata dipaparkan secara deskriptif sedangkan indeks stomata dianalisis dengan Anava dalam rancangan penelitian petak terbagi. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa naungan tidak mengubah bentuk sel epidermis dan tipe stomata. Hasil uji Anava menunjukkan bahwa penambahan tingkat naungan menyebabkan indeks stomata bertambah besar. Naungan 75% berpengaruh lebih besar dalam peningkatan indeks stomata bila dibandingkan dengan tiga naungan yang lain. Indeks stomata dipengaruhi oleh varietas-genotipe. Kedelai genotipe IAC-100 memiliki indeks terbesar sedangkan varietas Wilis memiliki indeks terkecil. Indeks stomata tidak dipengaruhi oleh interaksi antara naungan dengan varietas-genotipe. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengukur faktor lingkungan selain intensitas cahaya dan mengukur luas daun. Penelitian lanjutan sebaiknya mengambil sampel daun di bawah daun no. 3 dari tunas terminal batang pokok atau daun yang sudah dewasa. i
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 15 Sep 2010 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2010 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/24723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
