Optimasi waktu inkubasi dan jumlah ampas tebu pada hidrilisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Basillus circulans / M. Dicky Erya - Repositori Universitas Negeri Malang

Optimasi waktu inkubasi dan jumlah ampas tebu pada hidrilisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Basillus circulans / M. Dicky Erya

Erya, M. Dicky (2012) Optimasi waktu inkubasi dan jumlah ampas tebu pada hidrilisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Basillus circulans / M. Dicky Erya. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci optimasi hidrolisis ampas tebu selulase Bacillus circulans. Ampas tebu merupakan lignoselulosa yang terdiri dari dari 37% selulosa 28% hemiselulosa dan 21% lignin. Selulosa dalam ampas tebu dapat didegradasi menjadi glukosa melalui hidrolisis secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase yang dihasilkan Bacillus circulans. Faktor-faktor yang mempengaruhi hidrolisis secara enzimatis antara lain waktu inkubasi dan jumlah ampas tebu. Optimasi pada tahap tersebut dilakukan untuk meningkatkan persen sakarifikasi yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui waktu inkubasi dan jumlah ampas tebu optimum pada hidrolisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Bacillus circulans. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Kimia FMIPA UM. Tahapan penelitian ini adalah (1) produksi ekstrak kasar selulase dari Bacillus circulans (2) preparasi ampas tebu untuk memperoleh ampas tebu yang hydrolyzable (3) penentuan waktu inkubasi optimum hidrolisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Bacillus circulans (4) penentuan jumlah ampas tebu optimum tahap hidrolisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Bacillus circulans. Penentuan waktu inkubasi optimum dilakukan antara 0-96 jam dengan interval 2 jam. Penentuan jumlah ampas tebu dilakukan dengan variasi massa 10 15 20 30 50 70 100 200 300 dan 500 gram. Penentuan kadar glukosa hasil hidrolisis menggunakan metode Somogyi-nelson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu inkubasi optimum pada hidrolisis ampas tebu secara enzimatis menggunakan ekstrak kasar sistem selulase Bacillus circulans adalah 12 jam dengan persen sakarifikasi sebesar 2 13% dan 2 02%. Jumlah ampas tebu optimum adalah 50 gram yang menghasilkan glukosa sebesar 1663 27 mg dan persen sakarifikasi sebesar 3 33%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 05 Jul 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/23624

Actions (login required)

View Item View Item