Husniyah, Dina Khitthotul (2009) Peranan mangan(II) terhadap pengendapan kromium(III) dalam cakupan analisis sedimen di sungai Surabaya / Dina Khitthotul Husniyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Husniyah Dina Khitthotul. 2009. Peranan Mangan(II) Terhadap Pengendapan Kromium(III) Dalam Cakupan Analisis Sedimen di Sungai Surabaya. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Fariati M.Sc (II) Drs. Yudhi Utomo M.Si. Kata Kunci kromium sedimen Sungai Surabaya pengendapan. Senyawa kromium limbah industri bersifat toksik karena itu sebelum dibuang ke sungai konsentrasi kromium harus diturunkan sampai ambang batas yang ditentukan. Beberapa penelitian telah dilakukan antara lain penelitian tentang pengaruh parameter kualitas air terhadap kandungan ion kromium pada sedimen di DAS Brantas Surabaya bagian hilir menunjukkan hasil konsentrasi ion logam kromium selama tiga kali pengambilan sampel pada 7 titik lokasi antara 0 4613-3 4644 ppm. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian ini peneliti mengambil judul peranan mangan(II) terhadap pengendapan kromium(III) dalam cakupan analisis sedimen di Sungai Surabaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peranan mangan(II) dalam pengendapan kromium(III) kemampuan Sungai Surabaya dalam Self Purification serta mengetahui parameter kualitas air pH kekeruhan TSS TDS DO COD BOD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Perlakuan pada penelitian ini adalah pengukuran pH untuk mengetahui pada pH berapa mangan(II) dalam pengendapan kromium(III). Sampel yang digunakan adalah sampel laboratorium MnSO4.H2O serta sampel limbah Sungai Surabaya. Penetapan kadar logam kromium dalam sedimen dilakukan dengan cara destruksi dengan aqua regia (HNO3 HCl 1 3). Konsentrasi awal dan akhir krom diukur dengan SSA pada panjang gelombang 357 9 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pH 6.5 terjadi pengendapan optimum pada Cr(OH)3 dengan konsentrasi krom sebesar 0.1715 mg/L kemudian Sungai Surabaya dapat melakukan pembersihan diri (Self Purificaton) untuk menghasilkan endapan Cr(OH)3 yang ditunjukkan dengan perbandingan antara logam mangan diperairan dengan logam kromium di sedimen adalah 0.360 0.562 1 2. Penelitian lapangan memberikan hasil dari 7 titik pengambilan sampel sedimen mulai dari Bendungan Lengkong Baru sampai Karang Pilang diperoleh pH pada rentangan 6.6-8.0 Kekeruhan pada rentangan 34-166.7 NTU TDS pada rentangan 280-900 mg/L TSS pada rentangan 73-860 mg/L DHL 43.7-3070 DO pada rentangan 0.50-19.9 mg/L BOD pada rentangan 2.86-34.76 mg/L dan COD pada rentangan 14.3-39.0 mg/L. Kadar kromium dalam sedimen selama tiga kali pengambilan sampel pada 7 titik diperoleh konsentrasi 0.034-0.743 ppm. Dimana konsentrasi kromium tertinggi terdapat di Tambangan Canggu pada pengambilan ketiga yaitu sebesar 0.743 ppm.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 15 Jul 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/23329 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
